Curiga Ada Rekayasa di Balik Prahara Rumah Tangga Ahok, ProDem Desak KPK Usut Sumber Waras

0

PolitikToday – Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Andrianto mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan lahan RS Sumber Waras. Ia menduga, gugatan perceraian Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terhadap istrinya, Veronica Tan, dicurigai ada kaitan dengan itu, yakni upaya ‘mengamankan’ harta hasil korupsi.  

“Memang ada semacam dugaan bahwa ini untuk pengelabuan daripada sanksi korupsi. Melakukan trik-trik bagaimana supaya ini lepas dari incaran pihak penegak hukum, mungkin dalam hal ini KPK. Karena memang nama Ahok dan Veronica inikan disebut-sebut dalam persoalan Rumah Sakit Sumber Waras, dan indikasi ke arah sana kan cukup kuat,” katanya, Jumat (12/1).

Meski kata dia, ada kemungkinan juga ini semata ‘perselingkuhan’ seperti dirumorkan. Apalagi mengingat Ahok semasa menjabat gubernur DKI Jakarta sangat sibuk yang diperparah kegiatan masa kampanye Pilgub DKI 2017 lalu. Terakhir, Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjebloskannya ke penjara. 

“Dua indikasi ini sangat kuat,” imbuh Andrianto yang juga aktivis dari Persatuan Pergerakan.

Maka dari itu ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk lebih pro aktif mengungkap indikasi korupsi dalam pembelian lahan RS Kanker Sumber Waras. 

Makanya, KPK haruslah jeli. Komisi anti rasuah itu kata dia haruslah berlaku pro aktif dalam mengungkap indikasi korupsi dalam pembelian lahan untuk RS Kanker Sumber Waras.

“Indikasi korupsi di Sumber Waras harus segera ditangani lebih dulu, lebih prioritas. Termasuk ngejar harta yang diindikasikan kuat dari pembelian lahan Sumber Waras,” tegasnya.

Kecurigaan yang sama juga diungkapkan Wakil Ketua Advokasi Cinta Tanah Air (ACTA) Novel Bamukmin. ACTA sebagai pelapor kasus dugaan korupsi Rumah Sakit Sumber Waras, menduga ada kepentingan lain di balik prahara rumah tangga Ahok.

“Kami menduga ada rekayasa lain atas kasus ini,” ungkap Novel beberapa waktu lalu.

Perceraian ini disinyalir sebagai upaya penyelematan harta yang didapat Ahok dari hasil korupsi tersebut, sehingga apabila dalam proses hukumnya Ahok dinyatakan bersalah, tidak keseluruhan harta dan asetnya disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kalau memang terjadi perceraian antara Ahok dan Veronica Tan maka akan ada pembagian harta gono gini yang kami duga pembagian harta gono gini itu untuk menyelamatkan harta yang selama ini didapatkan oleh Ahok,” kata Novel.

Demi mengungkap kebenaran dugaan tersebut, Novel bersama rekan-rekan di ACTA menegaskan akan terus mengawal perceraian Ahok dan Istrinya. Serta meminta KPK untuk terus bekerja mengusut dugaan penyelewengan dana APBD pembelian RS Sumber Waras.

“Kami akan pantau, ACTA juga meminta KPK untuk menelusuri kasus RS Sumber Waras,” pungkas Novel.

Diketahui sebelumnya, dugaan Penyelewengan dana pembeliaan Rumah Sakit Sumber Waras, Grogol, Jakarta Barat, muncul saat Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Pemprov DKI diketahui mengeluarkan mahar tak kurang dari Rp 800 miliar kepada Yayasan Kesehatan Sumber Waras untuk membeli lahan tersebut, dan pembeliannya menggunakan dana APBD tahun 2014.

Rencananya RS Sumber Waras akan diubah menjadi rumah sakit khusus kanker dan jantung. Namun, pembangunannya terhenti hingga sekarang karena KPK mencium ada dugaan tindak pidana korupsi.
(raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here