Ini Harapan Alm. KH Hasyim Muzadi untuk Kesejahteraan Rakyat Jatim

0

Mantan Ketua Umum PBNU, almarhum KH Hasyim Muzadi ternyata punya harapan terpendam jelang wafat awal 2017. Yakni ingin melihat Khofifah Indar Parawansa maju di Pilkada Jawa Timur 2018.

Hal itu diungkap Nyai Hj Muttamimah Hasyim Muzadi, istri KH Hasyim Muzadi, yang juga ketua PC Muslimat NU Kota Malang.

“Sebelum almarhum wafat, masih menginginkan beliau (Khofifah) maju,” terang Nyai Muttamimah di Surabaya, Senin (15/1).

Alasan Kiai Hasyim memberikan dukungan pada Khofifah karena masyarakat Jawa Timur mayoritas Nahdliyin dan butuh disejahterakan.

“Kesejahteraan ini tidak untuk Nahdliyin, tapi untuk seluruh masyarakat Jawa Timur. Kalau masyarakat Jawa Timur ini sejahtera, maka otomatis Nahdliyin ikut merasakan,” kata Nyai.

Nyai Muttamimah menambahkan, dia bersama Muslimat NU di seluruh Jawa Timur akan ikut memenangkan pasangan Khofifah-Emil Elestianto Dardak sebagai gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur di 2018.

“Karena beliau (Khofifah) adalah ketua PP (Muslimat) dan beliau juga sebagai tokoh perempuan yang sekarang menjadi role model kita untuk meniru, perempuan sekarang tidak harus menjadi tim sukses, tidak untuk menjadi penonton saja, tidak harus menjadi sebuah objek untuk diambil suaranya,” tegas Nyai Muttamimah.

Seluruh PC (Muslimat) harus (ikut memenangkan Khofifah-Emil). PC ada 43 cabang, itu harus, wajib,” tegasnya lagi.

Nyai Muttamimah juga yakin kalau Muslimat NU se-Jawa Timur akan solid mendukung Khofifah-Emil yang diusung Partai Demokrat (13 kursi), Golkar (11 kursi), NasDem (4 kursi), Hanura (2 kursi), PPP (5 kursi), PAN (7 kursi), dan PKPI (non-kursi).

“Tidak mungkin kita mendukung orang lain sementara ibu (Khofifah) kita maju. Secara etika, secara moral, bagaimana pun, apalagi beliau ini bukan hanya kader Muslimat lho ya, bukan hanya kader, bukan hanya tokoh, beliau adalah figur nasional yang dimiliki oleh Nahdlatul Ulama, kadernya Muslimat NU.”

Meskipun jika dilihat dalam survei hari ini elektabilitas Khofifah masih di bawah kompetitornya, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Nyai Muttamimah menegaskan itu bukan alasan untuk tidak memenangkan Khofifah-Emil.

“Itu (survei) menjadi motivasi kita untuk lebih giat menggerakkan komunitas kita (Muslimat). Caranya? sering kita melakukan penyuluhan, kita turun, kita pahamkan, ya itu tadi beliau adalah tokoh kita. Sangat tidak etis kalau Muslimat tidak mendukung beliau,” jelas dia.
(raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here