22 Laporan Sudah Masuk, Polisi Belum Tahu Kapan Panggil Sukmawati

0

PolitikToday – Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Herry Rudolf Nahak mengatakan sejauh ini sudah ada 22 laporan terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Sukmawati Soekarnoputri. Jumlah laporan itu dikumpulkan oleh Bareskrim Polri dari berbagai daerah.

Namun tidak tertutup kemungkinan jumlah pelaporan tersebut akan bertambah.
“Seluruhnya 22 (laporan), kelihatannya akan bertambah,” kata Herry di Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (23/4/2018).

Dari 22 laporan itu, pihaknya telah memanggil 19 pelapor untuk dimintai keterangan. Dan sisanya tiga lagi belum dimintai keterangan.

Herry menjelaskan setelah merampungkan semua berkas pelapor, pihaknya bakal memanggil ahli-ahli baik dari sisi bahasa maupun seni. Sehingga ia belum bisa memastikan kapan Sukmawati bakal dipanggil.

“Kan diperiksa banyak saksi, nanti akan ada yang dimintai keterangan-keterangan terkait alat bukti, alat bukti harus dikumpulkan, keterangan yang berkaitan dengan ahli, semua berkembang, nanti kita nilai,” pungkas Herry.

Terkait Wakil Ketua Umum Bidang Ideologi Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri meminta kepolisian untuk serius menangani kasus Sukmawati.

“Saya minta Bareskrim untuk tuntaskan ini,” kata saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (20/4/2018).

Rachma menilai penghinaan yang dilakukan adiknya lebih berat ketimbang sangkaan yang dituduhkan kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kalau Ahok kan spontanitas, tapi kalau sudah tertulis di puisi sudah pasti itu terencana,” tegasnya.

Penghinaan agama diduga dilakukan Sukmawati di JCC Senayan saat acara peringatan 29 tahun Anne Avantie Berkarya. Soekma membaca puisi karyanya sendiri berjudul “Ibu Indonesia”. Dalam puisinya Rachma menghina syariat Islam, adzan, dan cadar.

(rt)

Baca juga  Putri Bung Karno Akan Berikan Pendidikan Politik Bagi Relawan Prabowo-Sandi Di Serang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here