Aher Minta Warisan Kepemimpinannya Dilanjutkan Gubenur Jabar Mendatang

0

PolitikToday – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menitip pesan khusus untuk para cagub-cawagub yang tengah bertarung dalam Pilgub Jawa Barat. Aher ingin siapapun penggantinya kelak bisa melanjutkan apa yang telah dilakukannya.

“Kami juga berharap pada pasangan calon yang terpilih pada saatnya nanti untuk juga melanjutkan apa yang kami sudah lakukan di bidang pendidikan masih terus harus dilanjutkan, di bidang kesehatan harus terus dilanjutkan, infrastruktur nggak ada berhentinya, harus terus tetap dilanjutkan,” papar Aher di Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2018).

Aher juga meminta gubernur selanjutnya untuk memperhatikan sektor pangan dan manufaktur, serta dapat mengurangi angka kemiskinan. Aher mengklaim, selama menjabat Gubernur Jawa Barat, angka kemiskinan turun.

“Saat saya jadi gubernur, kemiskinan di tingkat 13,5 persen, sekarang turun di angka 7,8 persen. Penurunan ini cukup tinggi menurut para pengamat untuk semua daerah besar, khususnya Jawa Barat. Tetapi ke depan seiring sejalan perkembangan teknologi, dan seiring sejalan perkembangan pendudukan, harus lebih bagus ya,” ucapnya.

Pilgub Jabar 2018 diikuti oleh empat pasang Cagub dan Cawagub. Mereka adalah Sudrajat – Ahmad Syaikhu, Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi, TB Hasanudin – Anton Charliyan dan Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum.

Dari berbagai survey diketahui elektabilitas  paslon nomor urut 1, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dan paslon nomor urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi terus kejar-mengejar.

Pertama, hasil survei Litbang Kompas menyebutkan pasangan nomor 4 unggul dibanding nomor 1, 3 maupun 2. Hasil survei itu selang beberapa hari dimentahkan oleh survei dari Saeful Mujani Research Survei (SMRC) yang memenangkan Ridwan Kamil – Uu.

Kedua, belum lama ini Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memenangkan Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi. Selang beberapa hari kemudian, seakan tidak mau kalah lembaga survei Indo Barometer memenangkan pasangan Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum. Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi saat ditemui di Kabupaten Kuningan, Senin (23/4/2018) mengatakan itu merupakan hal yang wajar.

Baca juga  Aher dan Demiz Jadi Saksi Persidangan Kasus Meikarta

“Soal itu mah biasa saja. ‎Yang penting saya mah kerja saja dulu, hasil survei segitu juga sudah uyuhan,” kata Dedi.

‎Ia mengatakan, meski dua lembaga survei seolah beradu hasil survei, ada satu hal yang membedakan dari dua survei tersebut.

“Tapi kalau mau jujur, dari dua lembaga survei itu menunjukkan kami (nomor 4) mengalami kenaikan, dan segitu juga sudah uyuhan,” kata Dedi.

Hal itu merujuk pada sejumlah hasil survei jauh sebelumnya yang memosisikan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi selalu di bawah dari Ridwan Kamil-Uu. “Sekarang tren-nya kami naik terus,” kata Dedi.

(rt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here