Dari Mekkah, Habib Rizieq Titip Nasihat untuk PDIP

0

PolitikToday – Humas Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, menyebut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab telah menitipkan pesan untuk politikus PDIP Erwin Moeslimin Singajuru dan PDIP secara umum.

Nasihat Habib Rizieq itu disampaikan saat Erwin bertemu dengannya di Makkah, Arab Saudi, Minggu (22/4/2018). Saat itu, menurutnya, Erwin tengah menjalankan ibadah umrah. Karena itu, Novel mengatakan pertemuan tersebut sekedar bentuk silaturahim.

“Ketika itu bung Erwin Moeslimin lagi umrah sekalian bersilaturahim. Yang saya tahu pasti Habib Rizieq memberikan nasihat karena memang kewajibannya sebagai ulama,” kata Novel, Jumat (27/4/2018).

Dalam pertemuan tersebut, Novel mengatakan ada beberapa hal yang disampaikan oleh Habib Rizieq kepada politikus PDIP tersebut.

Pertama, Rizieq meminta kepada kepada Erwin agar PDIP benar-benar bersih dari keturunan PKI yang masih mengusung paham komunis, dan juga bersih dari kader yang berhaluan komunis atau mendukung komunis.

Kedua, Rizieq meminta agar PDIP melepaskan diri dari neoliberalisme dan para misionaris jahat yang sangat intoleransi terhadap ajaran Islam. Ketiga, PDIP diminta agar menjaga asas proporsionalisme dan adil.

Menurut Novel, Rizieq menekankan pada komposisi penduduk mayoritas di Indonesia yang 90 persennya beragama Islam. Karenanya, Rizieq juga menyarankan agar ada penyesuaian di tubuh PDIP agar mayoritas atau 90 persen kader dan pimpinan di partai tersebut merupakan orang Islam.

“PDIP juga harus segera mengevaluasi dan merevisi kebijakan yang ant-Islam. PDIP juga harus bisa menjadi partai nasionalis religius, sehingga tidak selalu memusuhi agama dan ulama,” tambah Novel paparkan nasihat Rizieq kepada Erwin.

Terkait, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menerangkan, pertemuan antara Erwin dan Habib Rizieq hanya pertemuan personal. Pertemuan tersebut tak berkaitan dengan kepentingan partai.

Baca juga  Gestur PDIP Yang Ingin (Bunuh) Demokrasi

“Itu personal. Namanya umrah kemudian pertemuan personal,” ujar Hasto di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018).

Hasto meluruskan, tak ada kepentingan partai dalam pertemuan tersebut.

“Tidak (kaitan partai). Itu personal,” ujarnya.

Pertemuan antara Erwin dan Rizieq terjadi di Mekkah, Arab Saudi. Pertemuan itu, diabadikan dalam sebuah foto yang beredar di media.

(rt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here