Febri Dianysah: KPK Tidak Berhenti di Vonis Setya Novanto

0

PolitikToday – Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Febri Diansyah menyebutkan, lembaga anti rasuah itu tengah membidik tersangka lain yang diduga ikut terlibat dalam kasus korupsi e-KTP. Menurut Febri, KPK akan mempelajari kembali nama nama siapa saja yang diduga ikut terlibat dalam kasus tersebut.

“Siapapun pihak yang diduga diperkaya dalam kasus KTP elektronik, kami tegaskan KPK tidak akan berhenti menangani kasus ini setelah putusan setya Novanto kemarin,” ujar Febri seusai diskusi media di Ambon, Rabu (25/4).

Sebagaimana diketahui, pasca Hakim PN Tipikor menjatuhkan vonis enam belas tahun penjara kepada Setya Novanto pada Senin (23/4) lalu, publik menuntut KPK untuk kembali melanjutkan kasus korupsi yang melibatkan nama nama politisi besar tersebut.

Lebih jauh Febri memastikan, pihaknya menduga masih ada nama lainnya yang ditenggarai ikut terlibat dalam kasus mega korupsi tersebut yang merugikan keuangan negara trilyunan rupiah tersebut. Sebab dari vonis yang dijatuhkan terhadap Setya Novanto, tambahnya, hakim hanya mewajibkan mantan ketua umum Partai Golkar itu untuk membayar uang pengganti 7,3 juta Dollar.

“Pasti ada pelaku lain karena kita bicara soal dugaan kerugian negara Rp 2,3 triliun, sementara kita tahu uang pengganti yang dijatuhkan hakim kemarin kan 7,3 juta dolar. Ya artinya masih ada pihak lain yang menikmati ini,” tuturnya.

KPK, lanjutnya akan berhati hati menyikapi kasus tersebut agar segera dapat dituntaskan sesuai harapan masyarakat yang menginginkan kejelasan kasus yang sudah memenjarakan beberapa pejabat dan pengusaha.

“Nah itu perlu kita proses lebih lanjut, tentu secara hati-hati kita akan menangani kasus hukum ini. Sejak awal kami memastikan KPK akan berada di koridor hukum saja, tidak menyentuh aspek politiknya,” tambah Febri.

Baca juga  Adian Bantah Ada Keributan Saat Penggeledahan DPP PDIP, Polsek Menteng: Kami Menerima Laporan Keributan

Sebagaimana diketahui, sejak pertama kali disidang di PN Tipikor, kasus korupsi pengadaan KPT berbasis elektronik ini telah mengantarkan beberapa nama ke penjara karena ikut menjadi pelaku korupsi dalam proyek tersebut.

Beberapa nama yang saat ini sudah divonis antara lain Mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Dr. Irman, Panitia Pengadaan Proyek Sugiharto, Pengusaha Andi Agustinus dan Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto. Sementara itu nama nama lain juga tengah menghadapi penyidikan oleh KPK seperti Politisi Partai Golkar Markus Nari.

Nama politisi PDI-P Pramono Anung, Ganjar Pranowo, Yasonna Laoly, Olly Dondokambey serta Puan Maharani dan nama Mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi juga sempat disebut dalam beberapa kali persidangan. Namun, hingga kini, KPK belum memutuskan status nama nama itu karena masih menjalani pemeriksaan sebagai pihak yang dimintai keterangannya oleh KPK.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here