Jokowi Buka Opsi Gandeng Prabowo Jadi Cawapresnya

0

PolitikToday – Jokowi akhirnya buka suara terkait kemungkinan menggandeng Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai cawapresnya di Pilpres mendatang. Jokowi menyebut bahwa kemungkinan tersebut terbuka.

Peluang ini disampaikan Jokowi dalam acara ‘Mata Najwa, Ekslusif: Kartu Politik Jokowi’ yang penggalannya teks tanya-jawabnya sudah tersiar di kalangan pewarta.

“Dalam rangka kebaikan negara ke depan kenapa tidak (gandeng Prabowo, red). Kalau saya membuka semua opsi yang ada,” kata Jokowi saat menjawab pertanyaan Najwa Shihab.

Ketika ditanya dari mana opsi tersebut muncul, Jokowi menjawab dari kedua pihak, yakni pihaknya maupun Prabowo.

“Kalau ditanya datang dari mana, ya datang dari dua-duanya dari kedua pihak,” kata Jokowi.

Sebelumnya Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengaku Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno masih mencari kemungkinan Prabowo menjadi cawapres Joko Widodo.

“Bagaimana akan mengajak bergabung dengan Prabowo, jika Sandiaga sendiri masih menawarkan Prabowo untuk berdampingan menjadi cawapres Jokowi,” ungkap Rommy saat membuka Rapat Pimpinan Wilayah PPP DKI Jakarta, Sabtu (21/4/2018).

Sandi, disebut Rommy, meminta Jokowi tidak buru-buru menutup peluang menggandeng Prabowo.  Rommy juga mengklaim Sandi berharap Jokowi tidak segera menetapkan cawapres yang dipilihnya.

Pengakuan Romy ini sontak mengundang bantahan dari politisi Partai Gerindra. Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman langsung meminta Rommy tak merendahkan Prabowo.

“Pernyataan Ketum PPP Rommy soal tawaran Sandiaga agar Prabowo menjadi Cawapres Jokowi jelas tidak benar. Sandi sendiri dengan tegas telah membantah,” kata Habiburokhman, lewat keterangan tertulisnya, Minggu (22/4/2018).

Habiburokhman menegaskan Sandi tak pernah mengusahakan agar Prabowo menjadi cawapres Jokowi saja. Soalnya Prabowo adalah capres dari Gerindra, tidak mungkin turun kelas menjadi cawapres.

“Kenyataannya memang tidak ada sama sekali inisiatif dari kami untuk mendegradasikan Prabowo sebagai penantang terkuat Presiden Jokowi menjadi hanya sekedar cawapres,” kata Habiburokhman.

Baca juga  Haris Azhar Mundur Jadi Saksi Bagi Prabowo Sebab Ada Kasus HAM

Habiburokhman tak habis pikir dengan Rommy yang seolah mengembuskan isu liar bahwa Prabowo mau menjadi cawapres Jokowi. Lebih baik Rommy mengurus partainya saja supaya tak jatuh ke titik nadir, tak lolos ke parlemen.

“Perlu mengingatkan bahwa baiknya dia mengurus partainya sendiri , capresnya sendiri serta jangan lupa dengan Ahok yang pada Pilgub DKI lalu dia dukung,” katanya.

(rt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here