PA 212 Unjuk Rasa Kalau Kasus Sukmawati Mandeg Seperti Ahok

0

PolitikToday – Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) akan terus menodorong penuntasan kasus Sukmawati yang dilaporkan terkait puisi kontroversial ‘Ibu Indonesia’. Bahkan Ketua Umum PA 212, Slamet Ma’arif, menyebut pihaknya akan menemui Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto untuk meminta penjelasan perkembangan kasus tersebut.

“Sejauh mana proses penanganan Sukmawati. Pihak Bareskrim sudah kasih kabar bahwa Kabareskrim ada di Jepang, di luar negeri. Jika nanti setelah beliau pulang akan diatur waktunya dengan kita,” kata Slamet di Jakarta Selatan, Rabu (25/4/2018).

Slamet mengaku pada Kamis (19/4) lalu, PA 212 telah meminta bertemu dengan Ari Dono. Sayangnya ketika itu Ari Dono sedang berada di luar negeri. Sehingga, pertemuan PA 212 dengan Ari Dono akan dilakukan sekembalinya Kabareskrim ke tanah air.

“Kemarin kita minta Kamis kemarin tapi Kabareskrim-nya lagi di luar negeri. Kita tunggu Kabareskrim akan menerima kita kapan,” sambungnya.

Slamet memastikan PA 212 akan mengawal terus kasus Sukmawati. Bahkan, dia menyebut apabila kasus ini mandeg PA 212 akan berunjukrasa  seperti kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Kalau nanti ternyata kasusnya sama dengan Ahok tidak ada respons, ya pasti kita akan turun. Kita pastikan akan kita kawal terus kasus itu sampai kapan pun,” ucapnya.

Sebelumnya Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Herry Rudolf Nahak mengatakan sejauh ini sudah ada 22 laporan terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Sukmawati Soekarnoputri. Jumlah laporan itu dikumpulkan oleh Bareskrim Polri dari berbagai daerah. Namun tidak tertutup kemungkinan jumlah pelaporan tersebut akan bertambah.

“Seluruhnya 22 (laporan), kelihatannya akan bertambah,” kata Herry di Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (23/4/2018).

Dari 22 laporan itu, pihaknya telah memanggil 19 pelapor untuk dimintai keterangan. Dan sisanya tiga lagi belum dimintai keterangan. Setelah merampungkan semua berkas pelapor, pihaknya bakal memanggil ahli-ahli baik dari sisi bahasa maupun seni. Sehingga ia belum bisa memastikan kapan Sukmawati bakal dipanggil.

Baca juga  Puisi Sukmawati Soekarnoputri Menuai Kontroversi

“Kan diperiksa banyak saksi, nanti akan ada yang dimintai keterangan-keterangan terkait alat bukti, alat bukti harus dikumpulkan, keterangan yang berkaitan dengan ahli, semua berkembang, nanti kita nilai,” pungkas Herry.

(rt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here