Pulihkan Citarum, Jokowi Tunjuk Luhut

0

PolitikToday – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan resmi menjadi Ketua Pengarah Tim Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum guna menuntaskan persoalan kerusakan lingkungan yang terjadi di kawasan tersebut.

Hal itu tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum.

Salah satu tugas tim itu adalah mengintegrasikan program dan kegiatan pada masing-masing kementerian atau lembaga terkait serta pemerintah daerah.

“Pengarah … bertugas menetapkan kebijakan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum secara terintegrasi dan berkelanjutan,” demikian bunyi Pasal 6 huruf (a) dalam draf Perpres tersebut.

Presiden Jokowi sempat menyinggung soal limbah industri yang ada di Citarum. Dia menargetkan waktu 7 tahun untuk membenahi persoalan Citarum dari hulu hingga hilir.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Nur Hidayati sebelumnya menyatakan bahwa masalah limbah di hilir Citarum  di antaranya disumbang oleh korporasi.

“Di bawah ada sekitar tiga ribu industri di sana. Sebagian besar tekstil,” katanya pada Januari.

Sementara itu, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Doni Monardo yang menerima tongkat kepemimpinan Komando Daerah Militer III/ Siliwangi (Kodam III/ Siliwangi) pada 14 November 2017 yang lalu juga ambil bagian.

Keputusan Pangdam III/ Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo membenahi ekosistem sungai Citarum tak sedikit mengundang pertanyaan. Selain masalah pelibatan militer dalam urusan lingkungan, waktu penggagasannya juga banyak dipertanyakan.

Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran Muradi menilai ada kepentingan politik dalam urusan ini. Seperti diketahui, pasangan PDIP sebelumnya dikalahkan PKS pada Pilkada Jawa Barat 2013.

“Pak Jokowi melihat ruang. Dia kan secara elektoral ingin juga menang di Jawa Barat. Dia butuh isu tertentu yang bisa membuat warga Jawa Barat jadi lebih atensi terhadap kebijakan yang dia buat,” ujar Muradi.

Baca juga  Pengamat Menduga Menko Luhut Takut Rizal Ramli Bombardir Mazhab Ekonomi Neoliberal Tim Ekonomi Jokowi

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here