Adik Prabowo Meradang Gerindra Dituduh Parpol Pendukung Teroris

    0

    PolitikToday – Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo meradang karena partainya dituduh sebagai pendukung teroris. Menurut adik Prabowo Subianto ini, pihaknya telah melaporkan para penuduh tersebut ke ke Bareskrim Mabes Polri, Selasa (15/5/2018) lalu.

    Tuduhan tersebut terkait dengan anggapan bahwa Fraksi Gerindra menjadi salah satu partai politik di DPR yang memperlambat pengesahan revisi UU Terorisme.

    “Ini fitnah murahan dari lawan politik kami,” tegas Hashim saat menggelar konferensi pers di Ruang Fraksi Gerindra di DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

    Hashim mengatakan, Pemerintah yang diwakili Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly justru sebagai aktor di balik lambannya pembahasan RUU Anti-Terorisme.

    Untuk itu, kata dia, keliru jika partainya disalahkan menyangkut aksi terorisme yang semakin masif belakangan ini.

    “Menkumham itu dari partai mana? Partai PDIP. Bukan dari Gerindra atau dari mana,” ungkapnya.

    Sebelumnya, Partai Gerindra telah melaporkan 11 akun media sosial ke polisi dengan nomor laporan LP/B/640/V/2018/Bareskrim tanggal 15 Mei 2018. Gerindra tak terima dituding sebagai partai pendukung teroris.

    Dalam laporan itu, ada beberapa pemilik akun yang dilaporkan yakni; pemilik akun Facebook dengan nama KataKita, Lambe Nyinyir, Teras Hosang, Nyoman Suanda Santra, Amrit Punjambi, Yusuf Muhammad, Sudirman Kadir, Herlina Batur-Batur, Helmy Rijaalul Ghod, dan Derek Manangka. Sementara satu akun lainnya yakni akun Twitter dengan nama akun @vaiyo (#JakartaBerduka).

    Kesebelas akun dilaporkan diancam melanggar Pasal 27 UU ITE terkait pencemaran nama baik di media sosial dan Pasal 28 UU ITE terkait dengan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan.
    (raf)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here