Ahoker Ini Merasa Diludahi Ahmad Dhani

    0

    PolitikToday – Sidang kasus ujaran kebencian dengan terdakwa Ahmad Dhani terus berlanjut. Senin (28/5/2018) ini, sidang menghadirkan Natalia Dwi Lestari, salah satu pendukung Ahok, yang biasa disebut Ahoker.

    Dalam persidangan, Natalia mengaku tersinggung dengan cuatan Dhani yang menyatakan pendukung penista agama wajib diludahi.

    “Saya lihat capture-an yang isinya di tangal 7 Februari ada kata-kata yang menista si Ahok tapi yang diadili KH Mar’uf Amin. Lalu saya lihat di capture-an selanjutnya siapa pun yang mendukung penista agama wajib di ludahi mukanya. Di situ saya merasa karena ada (tweet) tanggal 6 yang tertulis yang menista si Ahok. Saya merasa sebagai pendukung harus diludahi juga mukanya,” kata Natalia di PN Jakarta Selatan.

    Awalnya Natalia melihat cuitan Dhani melalui Facebook Jack Lapian, setelah itu dia mengecek sendiri ke akun Twitter @AHMADDHANIPRAST. Dia yakin cuitan tersebut dibuat oleh Dhani karena terdapat inisial nama ADP di belakang tweet tersebut. Sambil membuka Twitter, Natalia juga berkomunikasi dengan Jack Lapian dan mendukung Jack yang akan melaporkan Dhani ke polisi.

    “Saya bilang pak Jack, saya mau support di situ karena saya merasa tidak terima ya,” kata Natalia.

    Sebagai pendukung Ahok, ia merasa dirugikan dengan cuitan Dhani karena merasa dibully.
    “Apapun bentuknya yang namanya pendukung, itu dibully, kita sebagai pendukungnya kita pasti langsung ikut merasakan. Betul (dirugikan, red),” ungkap Natalia.

    Pengacara Dhani, Ali Lubis kemudian menanyakan dampak dari cuitan Dhani yang dirasakan saksi. Menurut Natalia dia tidak pernah ada ancaman fisik atau diludahi.

    “Setelah Tweet itu Saudara ada diludahi nggak mukanya?” tanya Ali.

    “Tidak pernah,” jawab Natalia.

    “Artinya tidak ada dampak?” tanya Ali lagi.

    “Saya rasa itu orang gila yang akan ludahi. Tiba-tiba dia nggak kenal saya, ludahi saya. Kalau langsung ludahi ya tidak ada,” kata Natalia.

    Dalam kasus ini, Dhani didakwa melakukan ujaran kebencian lewat akun Twitter. Cuitan Dhani, menurut jaksa, bisa menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan. Ada tiga cuitan yang diunggah di akun Twitter Ahmad Dhani, @AHMADDHANIPRAST. Cuitan ini diunggah admin Twitter Ahmad Dhani, Bimo.

    7 Februari 2017: Yg menistakan Agama si Ahok… yg di adili KH Ma,ruf Amin…ADP

    6 Maret 2017: Siapa saja yg dukung Penista Agama adalah Bajingan yg perlu di ludahi muka nya – ADP

    7 Maret 2017: Sila pertama KETUHANAN YME, PENISTA Agama jadi Gubernur…kalian WARAS??? – ADP

    (rt)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here