Akhirnya Terpidana Kasus Tabloid Obor Rakyat Resmi Ditahan

    0

    PolitikToday – Dua otak penerbitan tabloid Obor Rakyat resmi ditahan. Mereka adalah Pemimpin Redaksi, Setyardi Budiono (44) dan Redaktur Pelaksana, H Darmawan Sepriyosa (48).Keduanya diciduk oleh Tim Intelijen Kejaksaan Agung yang bekerja sama dengan Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat di dua tempat yang berbeda di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

    Setyardi diamankan di daerah Gambir sedangkan Darmawan diamankan di daerah Tebet Timur.

    “Kami telah mengamankan yang bersangkutan dalam rangka menjalankan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, yang bersangkutan telah melaksanakan hak nya dalam melakukan upaya hukum baik melalui Banding dan Kasasi,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Mohammad Rum di Jakarta, Selasa malam (8/5/2018).

    Keduanya ditahan atas Putusan Mahkamah Agung RI No : 546 K/Pid.sus/2017 Tanggal 1 Agustus 2017 atas perbuatannya melakukan penistaan dengan tulisan terhadap Joko Widodo atau Jokowi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu. Mereka telah dijatuhi pidana selama masing-masing delapan bulan.

    Sebagaimana diketahui, pada pertengahan tahun 2014, Setiyardi dan Darmawan dilaporkan dengan tuduhan penghinaan dan fitnah terhadap Jokowi melalui tabloid Obor Rakyat.

    Obor Rakyat disebarkan ke masjid-masjid dan pondok pesantren di sejumlah daerah di Pulau Jawa, yang antara lain menyebut Jokowi sebagai keturunan Tionghoa dan kaki tangan asing.

    Setyardi dan Darmawan kemudian dihadapkan ke muka persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan dakwaan melanggar Pasal 310 ayat (2) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Mereka merupakan merupakan buronan ke 81 dan 82 yang berhasil ditangkap oleh Tim Tangkap Buron Kejaksaan sepanjang tahun 2018.

    “Selanjutnya terpidana dieksekusi di Lapas Cipinang untuk menjalani hukumannya,” pungkasnya.

    (rt)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here