Ali Muchtar Ngabalin Menjadi Orang Ketiga Golkar di Lingkaran Jokowi

    0

    PolitikToday – Politisi Partai Golkar Ali Muchtar Ngabalin akhirnya ditetapkan sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Kepresidenan. Ngabalin yang dulunya pernah mengkritik Jokowi saat Pilpres 2014 kini didapuk menjadi staf Istana. Politikus asal Sulawesi Selatan itu dipercaya membidangi komunikasi politik.

    Dijelaskan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko kepada wartawan, Ngabalin bertugas sebagai juru bicara kepresidenan dan ditempatkan dibawah koordinasi Deputi IV KSP.

    “Tugasnya adalah sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden. Bukan sebagai Juru Bicara Presiden atau Staf Khusus Presiden,” kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Rabu (23/5).

    Mantan Panglima TNI itu mengatakan selama ini Ali Muchtar Ngabalin dikenal sebagai politikus yang berpengalaman dan memiliki jaringan luas. Ia menambahkan, Ngabalin akan membantu mengomunikasikan apa yang sudah dikerjakan oleh pemerintah kepada publik.

    “Sudah begitu banyak program dan kebijakan yang dibuat pemerintah, dan memerlukan komunikasi kepada publik yang lebih luas,” kata dia.

    Sebelum menjadi anggota Partai Golkar, Ali Muchtar Ngabalin adalah kader Partai Bulan Bintang dan pernah menjadi anggota DPR RI periode 2004 – 2009. Ia juga dikenal sebagai sosok yang dekat dengan Jusuf Kalla pada Pilpres 2009 dan bersebarangan dengan Jokowi – JK di Pilpres 2014 lalu.

    Ngabalin menjadi kader Partai Golkar dan masuk dalam kepengurusan DPP Golkar dibawah kepemimpinan Aburizal Bakrie. Kehadiran Ngabalin ke lingkaran istana ini menyusul rekan separtainya Idrus Marham yang dipercaya Jokowi menduduki kursi menteri sosial. Sepertihalnya Ngabalin, Idrus juga masuk ke dalam tim sukses Prabowo-Hatta pada Pemilu 2014.

    Disisi lain Pengamat politik dari Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo, menilai pengangkatan Idrus sebagai menteri sosial menunjukan Jokowi ingin semakin “mesra” dengan Partai Golkar. Menurutnya, pengangkatan tersebut menjadi sinyal karena Idrus merupakan sebagai Sekjen Partai Golkar.

    Sebelum Idrus dan Ngabalin, kader Golkar lain yang sudah masuk ke lingkungan Istana adalah Mantan Anggota Komisi I DPR RI Tantowi Yahya yang kini dipercaya menjadi Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru.

    (gg)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here