Anwar Ibrahim Lakoni Safari Politik ke Indonesia

    0

    PolitikToday – Sepekan setelah menerima Royal Pardon (Pengampunan Kerajaan) Politisi Senior dan Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Dr. Anwar Ibrahim, langsung menggelar kunjungan ke Indonesia. Anwar yang sempat dipenjara karena kasus pelecehan seksual dan tuduhan korupsi oleh rezim berkuasa sebelumnya, mengunjungi Presiden RI ke Tiga BJ Habibie dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla serta beberapa tokoh lainnya.

    Saat mengunjungi JK di kediaman resmi Wakil Presiden jalan Diponegoro, dijelaskan Juru bicara Wapres Husein Abdullah Anwar sempat menanyakan perihal pertemuan OKI yang dihadiri JK di Istambul pekan lalu.

    Lebih jauh dijelaskan Husein, pada perbincangan tersebut Anwar sempat juga berbagi cerita kepada JK terkait situasi politik di Malaysia pasca terpilihnya kembali Dr. Mahathir Mohammad sebagai Perdana Menteri menggantikan Najib Razak.

    Dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, kedatangan Anwar juga bertepatan dengan momen 20 tahun Reformasi Indonesia. “Hari ini saya ke Jakarta atas undangan mantan Presiden Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, sempena (peringatan) sambutan ulang tahun ke-20 Reformasi Indonesia,” tulis Anwar dalam siaran persnya itu.

    Anwar menyebutkan, jika bicara soal reformasi, ada dua hal yang tak bisa dilupakan dan harus diperbaiki dalam sistem reformasi suatu negara.

    Pertama, jelasnya, penegakan hukum yang tidak boleh tebang pilih dan pandang bulu. Ia menambahkan, upaya pemberantasan korupsi bukan ditentukan penguasa, tetapi dilakukan oleh suatu badan.

    Kedua, kegiatan investasi, pembangunan ekonomi harus memberikan manfaat pada rakyat. Anwar menyebutkan, belajar dari pengelamannya menjabat sebagai Menteri Keuangan Malaysia selama delapan tahun, Anwar mengatakan apabila pembangunan dan investasi tak berdampak pada rakyat, maka sia-sia saja.

    Anwar disebut sebut akan segera menduduki jabatan sebagai Perdana Menteri dalam waktu dekat mengambil alih jabatan yang saat ini disandang oleh mentornya sendiri Mahathir Mohammad. Sebagaimana diketahui, pasca perang politik keduanya pada tahun 2003 lalu, Anwar sempat mendekam dalam penjara akibat tuduhan korupsi dan pelecehan seksual pada masa Mahathir menjabat sebagai Perdana Menteri.

    (gg)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here