Dahnil Anzar Sebut Penyerangan Terhadap Novel Baswedan Dilakukan Teroris

    0

    PolitikToday – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadyah Dahnil Anzar Simanjuntak kembali menyinggung lambannya penanganan kasus penganiayaan yang dialami oleh penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Menurut Dahnil, kasus penyiraman air keras yang dialami Novel lebih dari setahun yang lalu juga merupakan aksi teroris yang harus diungkap.

    Dalam akun Twitter pribadinya Dahnil menyinggung sikap aparat Kepolisian yang masih belum dapat mengungkap kasus penyiraman air keras yang dialami Novel.

    “Penyerangan teroris terhadap Novel Baswedan, dan gelapnya penanganan hukumnya, salah satu bukti hukum bekerja sesuai selera dan kepentingan kelompok yang memiliki kuasa,” cuit Dahnil.

    Ia menambahkan, bahwa orang biasa pun bisa mengetahui jika ada keganjilan dalam penganan kasus Novel.

    “Bahkan, orang awam sekali pun bisa mencium keganjilan penyidikan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan oleh teroris ternak para bandit itu,” imbuhnya.

    Sebagaimana diketahui, penyidik senior KPK Novel Baswedan diserang pada saat ia selesai salat shubuh di masjid komplek rumahnya di kawasan Kelapa Gading tahun 2017 lalu. Akibat serangan itu, hingga kini mata Novel harus menjalani pengobatan di Singapura.

    Desakan agar pemerintah segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta hingga kini masih belum direspon dan terkesan masih jauh dari harapan. Bahkan, meski sketsa wajah yang diduga sebagai pelaku aksi sudah disebar, namun polisi masih kesulitan mengungkap motif dan pelaku penyiraman dengan air keras tersebut.

    Pihak keluarga Novel sendiri bahkan sudah mendesak pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo untuk membuat TGPF, namun mereka merasa kecewa karena hingga saat ini pelaku penyerangannya belum terungkap.

    Lebih jauh Dahnil beranggapan, kasus ini tidak boleh dibiarkan dan dianggap sepele. Ia menilai pemerintah dan aparat harus segera menyikapi agar tidak berlarut larut dan menimbulkan opini yang tidak baik kepada pemerintah.

    “Ini tidak boleh dianggap sepele, tidak boleh dibiarkan,” ujarnya

    (gg)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here