Groundbreaking Februari Lalu, Kini Tol Padang Pariaman- Pekanbaru Dihentikan

    0

    PolitikToday – Proyek jalan tol Padang Pariaman- Pekanbaru yang di groundbreaking Jokowi bulan Februari lalu kini terpaksa dihentikan.

    Hal tersebut lantran adanya penolakan warga pemilik lahan yang menilai harga ganti kerugian yang ditetapkan pemerintah terlalu rendah.

    “Sementara dihentikan dulu sambil menunggu negosiasi dengan warga yang lahannya masuk dalam rencana trase pembangunan tol,” kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di Padang, Rabu (30/5).

    Menurut Nasrul Abita ada kesalahpahaman di tengah masyarakat tentang biaya kompensasi ganti rugi lahan. Harga yang ditetapkan pemerintah sebenarnya cukup tinggi dengan rentang Rp32 ribu per meter hingga Rp286 ribu per meter tergantung segmen masing-masing.

    Namun masyarakat pemilik lahan menyangka harga Rp32 ribu per meter itu merata untuk semua, sehingga muncul reaksi penolakan.

    “Kalau saya lihat, ini ada kesalahpahaman dari masyarakat yang menolak. Perlu sosialisasi lebih baik agar masyarakat paham ada rentang harga untuk lahan, tidak dipatok Rp32 ribu per meter,” kata Nasrul.

    Penolakan masyarakat tersebut otomatis menyebabkan target penyelesaian tol Padang Pariaman-Pekanbaru sepanjang 244 kilometer itu terundur.

    Pembangunan jalan tol Padang Pariaman – Pekanbaru akan dilakukan dalam tiga tahap hingga 2023 mendatang. Tahap I menghubungkan Padang-Sicincin sepanjang 27 kilometer. Tahap II menghubungkan Bangkinang-Pekanbaru sepanjang 38 km. Tahap III menghubungkan Sicincin-Bangkinan sepanjang 189 km.

    Pembangunan menggunakan dana pinjaman dari Jepang dengan total kebutuhan diperkirakan Rp 78,09 triliun.

    (bs)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here