ISIS Klaim Tanggung Jawab, DK PBB: Teroris Bom Surabaya Pengecut

    0

    PolitikToday – Kelompok teroris ISIS mengklaim berada di balik sejumlah aksi bom di Surabaya. ISIS menyatakan klaim itu melalui biro pemberitaan mereka, Amaq News Agency. Mereka juga mengklaim para pelaku dianggap mati syahid.

    “ISIS mengklaim bertanggung jawab terhadap serangan bom bunuh diri yang menyerang gerbang kantor polisi di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia,” tulis Amaq News Agency, sebagaimana dilansir situs siteintelgroup.com, Senin (15/5).

    Polri menyebut serangan bom di Mapolrestabes Surabaya Senin kemarin adalah rangkaian dari aksi bom bunuh diri di tiga gereja di kota itu, dan ledakan bom di Rusunawa Wonocolo, Kabupaten Sidoarjo sehari sebelumnya. Para pelaku terlibat diduga kuat adalah bagian dari kelompok Ansharut Daulah cabang Surabaya

    Jumlah korban tewas serangan bom di tiga gereja mencapai 18 orang. Sedangkan insiden ledakan bom di Rusunawa Wonocolo Sidaorjo menewaskan tiga orang. Selain itu ada tiga orang yang ditembak petugas Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri saat penyergapan di sejumlah tempat.

    Sementara itu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam keras aksi teror mematikan bom Surabaya yang terjadi beruntun sejak akhir pekan lalu.

    “Anggota Dewan Keamanan mengecam keras serangan yang dilakukan secara kejam dan pengecut terhadap gereja Kristiani dan kantor polisi yang terjadi di Surabaya,” bunyi pernyataan DK PBB di situs resminya.

    DK PBB juga menegaskan bahwa terorisme dalam bentuk apapun merupakan ancaman paling serius bagi keamanan dan perdamaian internasional.

    “Anggota Dewan Keamanan menegaskan perlunya semua negara untuk memerangi, sesuai Pakta PBB dan kewajiban lain di bawah hukum internasional, hukum pengungsi internasional dan hukum HAM internasional, ancaman bagi keamanan dan perdamaian internasional akibat tindakan teroris.”

    (bs)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here