Kosongkan Rumah di Kompleks Tanah Kusir, Anggota TNI dan Warga Bentrok

    0

    PolitikToday – Pengosongan rumah di kompleks Kodam Tanah Kusir, Jakarta Selatan, oleh anggota TNI pada Rabu (9/5/2018) berlangsung ricuh. Aparat dan warga terlibat saling dorong dan aksi lempar batu. Dua orang terluka akibat peristiwa tersebut.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, warga yang menolak pengosongan rumahnya melakukan bakar ban di ruas Jalan Iskandar Muda. Sementara puluhan anggota TNI yang mengenakan pelindung dan pemukul berusaha untuk masuk ke kompleks tersebut. 

    Aparat TNI yang berseragam loreng itu terlihat mengejar sejumlah warga hingga akhirnya masuk ke dalam kompleks. Mereka lalu mengosongkan rumah Jabadun. Pintu rumah Jabadun yang dikunci itu dibuka dengan menggunakan linggis.

    Warga berusaha melakukan perlawanan. Mereka melempari anggota TNI dengan batu. Hal itu membuat kericuhan.

    Bentrokan itu membuat dua orang warga terluka. Seorang laki-laki paruh baya tampak mengeluarkan darah di kepala, sedangkan seorang lagi dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

    Pengendara mobil dan sepeda motor yang melintas di kawasan itu ada yang berhenti dan mengambil gambar. Namun, hal itu dilarang sejumlah anggota TNI yang berjaga.

    “Pergi kalian, woi kau ngapain foto-foto kau, pergi,” teriak seorang anggota TNI.

    Ketua RW 08, Tati Tjep Endang (71), mengatakan rumah yang dibongkar itu merupakan rumah milik mantan anggota Paskibraka.

    “Kami sudah berusaha mencicil bukan meminta. Ini sudah dipotong di daftar gaji angkatan bersangkutan,” tegas Endang seraya menunjukkan foto kopi Surat Keputusan Izin Penempatan tahun 1972.

    Hingga pukul 07.30, puluhan anggota TNI masih berada di luar kompleks perumahan. Kejadian itu menimbulkan kepadatan arus lalu lintas dari arah Kebayoran Lama menuju Pondok Indah. Sementara ruas jalan di arah sebaliknya ditutup.
    (raf)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here