Moeldoko Luruskan Hoaks Ngabalin Diangkat Jadi Jubir Presiden

    0

    PolitikToday – Kepala Staf Presiden Moeldoko meluruskan kabar simpang siur terkait posisi Politikus Partai Golkar Ali Mochtar Ngabalin di istana. Sebelumnya, ramai kabar bahwa Ngabalin telah diangkat sebagai Juru Bicara Pemerintah, Juru Bicara Presiden, atau Staf Khusus Presiden.

    Tetapi, Moeldoko mengonfirmasi mengangkat Ngabalin menjadi salah satu tenaga profesional baru yang akan membantunya dalam komunikasi politik kepada publik.

    “Dia adalah politikus senior yang punya banyak pengalaman dan jaringan. Tugasnya sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden. Bukan sebagai Juru Bicara Presiden,” ucap Moeldoko melalui keterangan resmi, Rabu (23/5/2018).

    Posisinya adalah Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden, tepatnya Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi di bawah Deputi IV KSP Eko Sulistyo.

    Moeldoko menegaskan Ngabalin bakal membantunya berkomunikasi dengan masyarakat mengenai hal-hal yang telah dikerjakan termasuk seluruh kebijakan serta program pemerintah selama ini.

    Ia menjelaskan Ngabalin diangkat bersama sejumlah tenaga profesional lainnya seperti mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum Juri Ardiantoro sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian V (bidang politik dan pengelolaan isu Polhukam).

    Tenaga ahli baru lainnya ialah programer Novi Wahyuningsih sebagai Tenaga Ahli Muda Kedeputian IV (bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi) dan praktisi ekonomi Hari Prasetyo sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian III (bidang kajian dan pengelolaan isu-isu ekonomi strategis).

    Sebelumnya ramai kabar Ngabalin merapatkan diri ke Jokowi. Dia mendapat tugas sebagai staf ahli utama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan jubir pemerintah.

    “Saya jubir pemerintah,” kata Ngabalin, Selasa (22/5).

    Ngabalin mengungkapkan, ia diangkat beberapa waktu lalu sebelum staf khusus lainnya diangkat. Ngabalin diarahkan Jokowi untuk mengklarifikasi banyak hal yang mungkin tidak benar dan berkembang di masyarakat.

    “Mengklarifikasi penjelasan yang sebenarnya tentang pencapaian oleh pemerintah, kemudian paling tidak semua fitnah yang dituduhkan kepada Presiden dan pemerintah bisa kita meluruskan, menyampaikan berita yang benar di Istana,” tuturnya.

    (rt)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here