Pemilu Malaysia: Najib Lapang Dada, Anwar Menangis

    0

    PolitikToday – Pasca kekalahan koalisi Barisan Nasional (BN) dalam Pemilu Malaysia ke-14 kemarin, Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menerima pergantiannya dengan lapang dada.

    “Kami telah melakukan yang terbaik. Kami bangga dengan catatan kami,” tambahnya, mengutip pencapaian di bawah aturan sembilan tahunnya yang diklaimnya telah meningkatkan taraf hidup warga Malaysia, menciptakan hampir tiga juta pekerjaan dan memacu perekonomian negara.” kata Najib dalam pidato konsesi di markas BN Kamis malam (10/5/2018).

    Najib mengaku apa yang disampaikan BN kurang menarik dari apa yang ditawarkan kalangan oposisi.

    “Jelas bahwa apa yang kami lakukan kurang menarik dari apa yang ditawarkan oleh oposisi. Sekarang orang-orang menunggu mereka untuk melakukan apa yang telah mereka janjikan dalam manifesto,” sambungnya.

    Terkait, Pemimpin de facto Partai Keadilan Rakyat (PKR), Anwar Ibrahim menyaksikan pelantikan Dr Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru Kamis malam kemarin (10/5) dari rumah sakit.

    Hal itu dikonfirmasi oleh Wakil Kepala Pemuda PKR, Dr Afif Bahardin Dia mengunggah video Facebook Live Anwar menyaksikan upacara di televisi yang dipasang di dinding rumah sakit di mana dia dirawat.

    “Menyaksikan upacara pengambilan sumpah perdana menteri di sebuah lokasi rahasia,” tulisnya.

    Lokasi rahasia itu ternyata adalah Rumah Sakit Rehabilitasi Cheras, tempat Anwar mengalami pemulihan setelah operasi.

    Tak lama setelah pelantikan, Afif kemudian men-tweet foto Anwar yang tersenyum, yang mengenakan pakaian rumah sakit.

    Menurut halaman Facebook Free Anwar, mantan wakil perdana itu menteri menangis ketika dia menyaksikan jatuhnya Barisan Nasional.

    Dalam pidato media pertamanya setelah terpilih sebagai Perdana Menteri, Dr Mahathir Mohamad menegaskan kembali bahwa dia akan menghormati persetujuannya untuk mendapatkan pengampunan penuh bagi Anwar, yang adalah mantan rivalnya.

    (rt)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here