Survei RTK: AHY Paling Tinggi Dari 20 Nama

    0

    PolitikToday – Roda Tiga Konsultan (RTK) mengeluarkan rilis survei terbarunya. Survei tersebut membahas seputar isu-isu pemerintahan, kinerja Presiden dan gerakan ganti presiden 2019.

    Dalam survei yang dilakukan RTK, terlihat nama Joko Widodo masih memuncaki survei sebagai Presiden yang dipilih masyarakat dengan persentase 48%.

    Sementara itu rivalnya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto membuntuti di urutan kedua dengan perolehan persentase sebesar 22%.

    Untuk posisi Wakil Presiden, Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (KOGASMA) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menempati urutan pertama dengan perolehan persentase sebesar 18%.

    AHY berhasil mengungguli 19 nama besar lainnya antara lain seperti Gatot Nurmantyo (14%), Anies Rasyid Baswedan (8,3%), Muhammad Zainul Majdi (TGB) sebesar 3,5%, Sri Mulyani (2,6%), Muhaimin Iskandar (2,4%).

    Sementara itu, terkait gerakan ganti Presiden peluang Jokowi untuk menang 50:50. Terlihat 38,3% responden memilih setuju dan 36,8% responden memilih untuk tidak setuju. Lebih jauh, hal ini kedepan akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan Jokowi dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi.

    Dari 38,3% responden yang memilih setuju ganti presiden, 47,7% responden memilih Prabowo, 7,8% memilih AHY dan yang memilih Gatot sebesar 6,7%.

    Menanggapi hal tersebut politikus Partai Gerindra, Ferry Juliantono, menuturkan belum kuatnya elektabilitas Jokowi karena pemerintah dianggap tidak bisa mengelola isu ekonomi. Contohnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar yang kini mencapai Rp 14.200.

    “Kalau sampe Rp 15.000, gak usah (kampanye) #2019GantiPresiden lagi, udah pasti,” ujarnya.

    Survei yang dilakukan RTK tersebut dilaksanakan dari 21 April hingga 2 Mei 2018. Adapun metodologi yang digunakan yaitu Stratified systemic random sampling. Direktur Riset RTK Rikola Fedri mengatakan survei itu melibatkan 1.610 responden berusia 17 tahun ke atas yang dipilih dengan metode random sampling.

    “Margin error survei ini lebih kurang 2,5 persen,” katanya dalam konferensi pers di Fatmawati, Jakarta, Kamis, (24/5).

    (bs)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here