Tak Terima Amien Rais Disebut Pecundang, PAN Tuntut Klarifikasi dari Gerindra

    0

    PolitikToday – Wakil Sekjen DPP PAN Dipo Ilham Djalil mengaku Ketua DPP Gerindra, Desmond J Mahesa, menyebut Amien Rais sebagai pecundang Reformasi. Ia pun menuntut klarifikasi dari Gerindra agar pernyataan itu tak mengganggu hubungan baik kedua partai.

    “Agar sikap Desmond ini tidak mengganggu hubungan baik PAN dengan Partai Gerindra yang sudah terjalin selama ini, harus ada klarifikasi dari sikap kadernya ini,” tegas Dipo, Selasa (8/5/2018). 

    Apalagi selama ini secara pribadi, lanjut Dipo, hubungan Amien Rais dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto sangat baik. 

    “Jadi sebaiknya sebelum mengeluarkan statement dipikirkan baik-baik. Jangan asal ngomong seperti orang yang tidak paham masalah,” katanya.

    Lebih lanjut  Dipo menjelaskan, soal amandemen UUD 45 bukan keputusan pribadi Amien Rais, melainkan kesepakatan dari berbagai partai politik yang ada di MPR kala itu.

    “Jadi tidak nyambung mengaitkan hasil amandemen dengan ketokohan pak Amien Rais dalam gerakan Reformasi di Indonesia,” tandasnya. 

    Lebih jauh Dipo khawatir, Desmond telah dimanfaatkan sejumlah pihak tertentu yang kurang nyaman dengan sikap kritis dari Ketua Dewan Kerhormatan PAN ini. 

    “Saya melihat seiring dengan semakin kritisnya Pak Amien Rais terhadap pemerintahan saat ini, berbagai cara digunakan untuk menyerang beliau,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Desmond mengatakan Amien Rais, bukanlah seorang tokoh reformasi, karena pada era itu, ia hanya dimanfaatkan oleh mahasiswa. Bahkan, Desmond mengatakan jika mantan ketua MPR itu adalah pecundang lantaran berperan dalam membobol dasar negara.

    “Yang harus paham, Amien Rais tidak bisa kita sebut bapak reformasi ya. Kenapa? Karena, bagi kami mahasiswa, jebolnya konstitusi, UUD ’45 dengan amendemen itu kan Ketua MPR-nya Amien Rais. Jadi, kalau Amien Rais membobol dasar negara, Amien Rais itu pecundang, gitu, lo,” kata mantan Aktivis ’98 tersebut, Selasa (8/5/2018).
    (raf)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here