Terima Vonis Novanto, KPK Batal Ajukan Banding

    0

    PolitikToday – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menyatakan bisa menerima vonis majelis hakim terhadap Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto yang divonis penjara 15 tahun oleh Penagdilan Tipikor Jakarta pekan lalu. Dikatakan Wakil Ketua KPK Laode M Syarief kepada wartawan, KPK tidak akan mengajukan gugatan banding atas vonis yang telah diterima Novanto.

    “Berhubungan apakah KPK akan banding dari putusan yang ditetapkan oleh hakim pada kasus SN, KPK menerima putusan tersebut tidak akan melakukan banding karena kami memanggap itu sudah lebih dari dua per tiga,” kata Laode di Gedung KPK, Jakarta, Senin (30/4/2018).

    Ia menyebutkan, secara umum KPK dapat menerima putusaan hakim terhadap Novanto karena hampir sebagian besar dakwaan yang dibacakan dalam persidangan diadopsi oleh Hakim dan menjadi acuan dalam menetapkan putusan.

    Sebagaimana diketahui, dalam perkara korupsi e-KTP yang melibatkan Novanto, Mantan Ketua DPR itui telah divonis 15 tahun penjara serta didenda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan dan ditambah diperintahkan membayar uang pengganti 7,3 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp65,7 miliar dengan kurs Rp9.000 per dolar AS saat kasus terjadi dikurangi Rp5 miliar yang sudah dikembalikan Novanto.

    “Sehingga, tidak alasan yang bisa kami pakai untuk banding. Kami nuntut 16 tahun dan diputus 15 tahun dan semua yang lain-lain itu dikabulkan oleh majelis hakim,” ungkap Syarif.

    Disisi lain, juru bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan komisi anti rasuah itu memutuskan untuk fokus melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP yang diduga masih melibatkan banyak nama nama lain.

    “Tahap lebih lanjutnya itu mencermati fakta-fakta persidangan dan melakukan pengembangan perkara untuk mencari pelaku yang lain. Kami menduga masih ada pihak-pihak lain baik dari sektor politik, swasta maupun kementerian dari sektor birokrasi yang harus bertanggung jawab dalam proyek ini, yang diduga merugikan negara Rp2,3 triliun ini,” tuturnya.

    Dijelaskam Febri, KPK juga akan mendalami fakta-fakta lain terkait adanya dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam perkara Novanto.

    (gg)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here