Anies Segel Pulau D Reklamasi, Luhut Enggan Berkomentar

    0

    PolitikToday – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan penyegelan 932 bangunan di Pulau D yang merupakan salah satu pulau reklamasi.

    Anies menyebut akan segera membentuk badan yang akan menangani masalah reklamasi sesuai dengan Keppres Nomor 52 Tahun 1995 tentang Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

    “Nanti akan dibentuk badan-badan yang diharuskan oleh Keppres nomor 52 tahun 1995 dan juga oleh perda yang menyangkut reklamasi, kami akan menjalankan sesuai dengan aturan,” kata Anies.

    Anies menyegel 932 bangunan yang ada di Pulau D Reklamasi karena tidak memiliki izin. Selain menyegel pulau D, Anies juga menyegel lahan Pulau C meski belum ada bangunan maupun aktivitas pembangunan di pulau tersebut.

    Sementara itu, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan enggan mengomentari kebijakan Pemprov DKI Jakarta, yang menyegel dua pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Luhut mengaku Pemprov DKI belum melaporkan hal tersebut ke Kemenko Kemaritiman.

    “Saya tidak tahu, tanya saja Pemprov (DKI Jakarta),” ujar Luhut di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (7/6).

    Saat ditanyakan lebih jauh, Luhut hanya bergeming tidak memberikan komentar. Ia mengkalim belum bisa memberikan pernyataan lantaran belum mengetahui ada kebijakan tersebut.

    “Saya tidak tahu, gimana yang mau saya tanggapi,” ujarnya.

    Sejauh ini, Anies telah mencabut dua raperda reklamasi, yakni Reperda terkait Rancangan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara (RTRKS Pantura) dan Rancangan Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K).

    Dia pun memastikan dengan pencabutan dua raperda tersebut maka tidak akan ada lagi pembahasan terkait raperda maupun reklamasi di tahun 2018.

    (bs)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here