Biar Menang Pilpres, Gerindra Mesti Dorong 4 Nama Ini

    0
    Biar Menang Pilpres, Gerindra Mesti Dorong 4 Nama Ini

    PolitikToday – Pengamat politik Indonesia Public Institute (IPI) Jerry Massie menyarankan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto agar tidak gegabah dengan rencananya maju sebagai capres 2019. Terutama jika berkaca dari banyak kekalahan Partai Gerindra di daerah-daerah lumbung suara pada Pilkada Serentak 2018, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

    Jerry menilai dengan sejumlah kekalahan di Pulau Jawa, Partai Gerindra harus memikirkan mengusung sosok alternatif sebagai capres.

    “Hasil ini menjadi acuan untuk ke pilpres. Bagi saya harus ada capres alternatif,” katanya kepada wartawan, Kamis (28/6/2018).

    Menurut Jerry, sejumlah nama layak dipertimbangkan Partai Gerindra untuk diusung sebagai pengganti Prabowo. Seperti ekonom senior Indonesi DR Rizal Ramli, politisi Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, hingga Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

    Sejumlah kekalahan di pilkada, kata Jerry, berdampak pada sulitnya Gerindra memenangi Pilpres 2019 bila tetap menjagokan Prabowo.

    “Karena kalau tidak ada calon alternatif maka akan sulit bagi Gerindra menang,” tegas Jerry.

    Sebegaimana diketahui dari 17 provinsi, Partai Gerindra hanya menang di tiga wilayah dalam hitung cepat atau quick count di pemilihan gubernur (pilgub), yaitu di Kalimantan Timur, Sumatra Utara, dan Maluku.

    Namun, Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade membantah jika efek Prabowo Subianto di pilkada serentak melempem. Justru menurutnya, efek Prabowo Subianto sangat luar biasa, sebagai contoh di pilgub Jawa Barat. Sebelumnya, kata Andre, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu diprediksi bakal jeblok, tapi kenyataannya mengejutkan. Bahkan Andre menegaskan Sudrajat-Ahmad Syaikhu belum tentu kalah di hitungan real count.

    “Begitu juga Pak Sudrajat kita maju dari nol persen logistik juga tidak punya waktunya terbatas, ini efek Prabowo yang mendongkrak calon yang kita usung,” lanjutnya.

    Kemudian, kemenangan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah di Pilgub Sumatra Utara. Andre menyebut kemenangan paslon tersebut tidak lepas dari efek Prabowo Subianto dan tagline #2019GantiPresiden. Namun, dia juga tak menampik kemenangan Eramas juga didapat dari dukungan para tokoh lainnya yang ikut mendukung Eramas.

    “Ada efek Gerindra dan Pak Prabowo sebagai garda terdepan memenangkan Eramas. Juga faktor masyarakat yang menginginkan perubahan,” imbuhnya.

    (rt)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here