Hak Angket dan Interpelasi Iwan Bule Tak Bisa Diganggu-Gugat

    0
    Hak Angket dan Interpelasi Iwan Bule Tak Bisa Diganggu-Gugat
    Penjabat Gubernur Jawa Barat Komjen Pol M. Iriawan mengikuti prosesi pelantikan Penjabat Gubernur Jabar di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Senin (18/6). Kementerian Dalam Negeri menunjuk Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) M Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/nz/18 *** Local Caption ***

    PolitikToday – Keputusan DPR dari hasil Hak Interpelasi maupun Hak Angket terkait pengangkatan Komjen Pol M Iriawan alias Iwan Bule sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat tidak bisa diganggu-gugat. Hal ini ditegaskan  Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/6/2018).

    Meski kedua pengajuan kedua Hak DPR itu masih berbentuk usulan, namun Agus menilai hasil keputusan dari kedua hak tersebut mesti diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

    “Interpelasi maupun Hak Angket yang ada di dalam DPR adalah hak yang dimiliki anggota dewan yang tentunya harus diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Agus Hermanto

    Sebelumnya tiga fraksi di DPR yakni Demokrat, Gerindra dan Nasdem mengusulkan Hak Angket dan Hak Interpelasi terkait pengangkatan Iriawan. Sementara PKS dan PAN sudah mewacanakan akan melakukan hal serupa.

    Para pengusul menilai pengangkatan Iriawan telah membuktikan pemerintah tidak mendengar aspirasi rakyat dan melawan kehendak rakyat. Hal ini lantaran polemik anggota Polri menjabat Gubernur sudah ditentang oleh masyarakat, namun pemerintah tetap keukeuh melantik Iriawan.

    Pengajuan kedua hak tersebut dipastikan tidak akan berhenti, meski pilkada 2018 berakhir. Angket akan terus digulirkan karena ia menilai ada pelanggaran hukum.

    “Pengajuan angket itu memang butuh waktu, tapi enggak masalah sekalipun tanggal 27 Juni nanti sudah hari pencoblosan. Karena kalau ada pelanggaran konstitusi kan terus berlangsung. Tidak berhenti prosesnya, meski pilkadanya sudah selesai,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR Fraksi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, Jumat (22/6/2018).

    (rt)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here