Kembali Dihantam Isu Klenik, Timses Deddy-Dedi Lapor ke Bawaslu

    0
    Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (kiri) dan Dedi Mulyadi (kanan) menyampaikan visi dan misi saat Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/3).

    PolitikToday – Paslon Cagub-Cawagub Jabar Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi kembali dihantam kampanye hitam. Kali ini, paslon nomor urut empat itu diserang dengan berisi video seorang kakek beriket hitam yang melakukan ritual untuk memohon bantuan kepada sosok gaib untuk kemenangan paslon tersebut. Video ini telah beredar luas di grup pesan instan WhatsApp.

    Karena itu, tim sukses mereka melapor ke Bawaslu terkait dugaan kampanye hitam yang dialamatkan ke paslon tersebut, Senin (11/6/2018).

    Menurut Hotma Agus Sihombing, tim kuasa hukum paslon Deddy-Dedi, dukungan yang tergambar dalam video tersebut merupakan bentuk kampanye hitam. Sebab, hal itu malah akan mendegradasi elektabilitas pasangan Deddy-Dedi. Selain itu, dampak negatif di tengah masyarakat pun akan terjadi akibat peredaran video itu.

    “Itu terlihat seperti dukungan. Tetapi, kami memiliki analisa bahwa video itu sebenarnya bentuk kampanye hitam yang nyata. Apalagi sengaja disebarkan begitu. Segala bentuk penyebaran itu harus melalui tim, ini tidak,” paparnya.

    Agus pun menegaskan Deddy-Dedi tidak pernah melibatkan hal metafisika maupun supranatural dalam proses pemenangan. Kandidat dan tim fokus pada konsolidasi bersama masyarakat.

    “Setiap hari sebelum bergerak menyapa masyarakat Jawa Barat, semua berdoa. Kang Deddy Mizwar dan Kang Dedi Mulyadi mengawali aktivitas dengan Salat Duha. Saya kira itu spirit bagi kami selaku tim untuk melakukan hal yang sama. Kita berharap niat dan gerakan kita penuh keberkahan,” katanya.

    Agus pun mengimbau kepada seluruh jajaran tim agar fokus pada sosialisasi program kerja. Dia mengingatkan tidak perlu dilakukan aksi balas dendam kepada pihak yang membuat video tersebut.

    “Fokus kita tidak boleh terganggu. Kita terus sosialisasi program kerja Deddy-Dedi di Jawa Barat. Kalau ada kawan kita yang mendapati siapa pembuatnya, silakan laporkan ke Bawaslu. Kita jangan membalasnya, biarkan proses hukum berjalan.”

    Laporan yang disampaikan tim sukses Deddy-Dedi teregister di Bawaslu Jabar dengan nomor 08/LP/PG/Prov/13.00/VI/2018. Pihak Bawaslu Jabar disebutkan Agus akan memproses laporan tersebut sesegera mungkin.

    (rt)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here