Khofifah-Emil Ungguli Saifullah-Puti di Semua Survei Elektabilitas

    0
    Khofifah-Emil Ungguli Saifullah-Puti di Semua Survei Elektabilitas
    Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa (ketiga kanan) dan Emil Dardak (kedua kanan) bersama istrinya Arumi Bachsin (kanan) serta penyanyi Anang Hermansyah (kiri), Ashanty (ketiga kiri) dan Aurel Hermansyah (kedua kiri) berpose saat peluncuran jingle di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (1/5). Jingle atau lagu tersebut rencananya untuk kampanye pasangan cagub dan cawagub Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

    PolitikToday – Elektabilitas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak kian mantap jelang pemungutan suara Pilkada 27 Juni 2018 nanti. Itu terbukti dari hasil kajian yang dirilis tiga lembaga survei, Roda Tiga Konsultan (RTK), Surabaya Survey Center (SSC), dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

    Di survei tertutup RTK, Khofifah-Emil mendapat suara 36,9 persen. Sementara tingkat elektabilitas pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur hanya 33,9 persen dan yang belum menentukan pilihan sebanyak 29,8 persen.

    Menurut Direktur Riset Survei RTK, Rikola Ferdi, pihaknya juga mensurvei tingkat pendidikan pemilih kedua pasangan. Hasilnya, RTK menemukan pemilih pasangan Khofifah-Emil kebanyakan dari masyarakat yang berpendidikan SD, SMP dan sarjana.

    “Pemilih perpendidikan SD ada 39,3 persen. Dari situ, 33,1 persen memilih Khafifah-Emil, 32,4 persen memilih Saifullah-Puti, serta 34,5 persen belum menentukan pilihan” ujarnya dalam konferensi pers di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (22/6).

    Rikola menambahkan ada 24,1 persen pemilih yang berpendidikan SMP. Dari 24,1 persen itu, 46 persennya memilih Khafifah-Emil, dan 31,1 persen memilih Saifullah-Puti. Kemudian 22,8 persen belum menentukan pilihan.

    Untuk yang berpendidikan SMA, pasangan Khafifah-Emil kalah dengan 35,1 persen. Sementara pasangan Saifullah-Puti memperoleh 36 persen. Sebanyak 28,9 di antaranya belum menentukan pilihan. Adapun pemilih dari kalangan SMA di Jatim adalah sebanyak 26,8 persen.

    Terakhir, lanjut Rikola, untuk pemilih berpendidikan sarjana yang sebanyak 7,6 persen dari keseluruhan penduduk Jatim. 31,9 persen di antaranya memilih pasangan Khafifah-Emil dan 29,7 persen diantaranya memilih pasangan Saifullah-Puti.

    “Lalu 38,5 persen pemilih dari kalangan sarjana di Jatim yang belum menentukan pilihan,” pungkasnya.

    Sementara di survei top of mind SSC, pasangan yang diusung Partai Demokrat, Partai Golkar, Hanura, PPP, Nasdem, PAN dan PKPI ini juga unggul. Khofifah-Emil meraih suara 36,6 persen, sedangkan Syaifullah-Puti mendapat 34,6 persen, dan undecided voters 28,8 persen.

    Begitu pula di survei SMRC, pasangan Khofifah-Emil berhasil unggul cukup telak, yakni 48,5 persen, berbanding 40,8 persen.

    Menurut Direktur Program SMRC Sirojudin Abbas, keunggulan Khofifah terkait dengan kualitas popularitasnya yang lebih disukai warga ketimbang Saifullah.

    “Di antara yang tahu, yang suka pada Khofifah 90 persen lebih tinggi dibandingkan likeability Gus Ipul yang hanya 85 persen,” ujar Abbas.

    Pasangan Khofifah-Emil Dardak juga berhasil unggul di seluruh lapisan demografi, kecuali kelompok usia lebih dari 55 tahun.

    “Hal ini lebih karna kelompok umur itu tidak terlalu update informasi, mereka lebih memilih berdasarkan apa yang mereka inginkan,” ujar Abbas.

    Dari sisi wilayah, Khofifah sementara unggul di delapan dari 11 dapil, sedangkan Gus Ipul unggul di dua daerah pemilihan (dapil) yakni dapil 5 (Malang, Batu) dan Dapil 6 (Blitar, Kediri, Tulungagung).
    (raf)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here