Kritik Koalisi Umat, PPP Singgung Sikap Gerindra, PAN, dan PKS di RUU Miras

    0

    PolitikToday – Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, mengkritik wacana pembentukan koalisi keumatan yang tengah digagas Gerindra, PAN, PKS dan PBB. Menurutnya, akan lebih baik jika koalisi ini benar-benar memperjuangkan aspirasi umat.

    “Kalau ada partai yang ada dalam koalisi keumatan ya dia namanya koalisi keumatan tapi sikap politiknya di DPR bener-benar memperjuangkan aspirasi umat apa tidak? Contoh paling gampang itu soal pembahasan RUU Miras,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/5).

    Arsul mengatakan, publik harus cerdas melihat apakah tiga partai tersebut mendukung atau justru mempersulit pembahasan RUU Larangan Minuman Beralkohol.

    Arsul berharap, publik tidak terbuai dengan pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dengan Rizieq atau nama koalisi itu.

    “Coba lihat masing-masing partai beneran enggak mendukung RUU itu. Atau malah mempersulit RUU itu,” terangnya.

    Sementara, kata Arsul, PPP sendiri memilih memperjuangkan agenda dan program keumatan melalui koalisi partai pendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

    “Nah PPP memilih untuk memperjuangkan agenda dan program keumatan melakui koalisi partai nasionalis dan Islam,” klaimnya.

    Sebelumnya, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais berkunjung ke tempat tinggal pentolan FPI Habib Rizieq Syihab di Mekkah, Arab Saudi. Pertemuan itu dilakukan di sela ibadah umroh bersama antara Prabowo dan Amien Rais.

    Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif mengatakan, dalam pertemuan yang hangat dan penuh keakraban itu, Rizieq meminta kepada Gerindra dan PAN segera berkoalisi jelang Pilpres 2019.

    “Lebih khusus Habib Rizieq Syihab mengharap dan meminta kepada Gerindra dan PAN untuk segera merealisasikan keinginan umat untuk segera deklarasi terbuka koalisi Gerindra, PAN, PKS, PBB dalam waktu dekat, serta membuka pintu juga kepada partai lain terutama yang berbasis massa Islam,” kata Slamet.
    (raf)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here