Menag Lukman “Tutup Mulut” Soal Yahya Staquf Ke Israel

    0
    Menag Lukman “Tutup Mulut” Soal Yahya Staquf Ke Israel

    PolitikToday – Belakangan ini Indonesia riuh oleh polemik kunjungan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Yahya Cholil Staquf ke Israel. Beberapa kalangan menilai kunjungan Yahya tersebut bertentangan dengan semangat Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

    Namun, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin enggan memberikan komentar terkait polemik ini. Dia membatasi pernyataan mengenai langkah Yahya duduk sebagai pembicara dalam forum yang digelar AJC Global Forum 2018 di Yerusalem, Israel.

    “Sudah ya, saya batasi dulu komentar hari ini,” jawab Lukman singkat usai sidang Isbat di Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (14/6/2018).

    Sebelumnya, Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher Parasong,menilai apa yang dilakukan Yahya secara etika tidaklah pas. Sebab, Indonesia juga memiliki utang budi yang cukup besar terhadap Bangsa Palestina.

    “Jangan melupakan sejarah bahwa pendiri Palestina itu namanya Muhammad Ali Taher itu kan juga menyumbangkan pikirin, segala macam hartanya untuk kepentingan kemerdekaan Indonesia,” jelasnya, Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (14/5/2018).

    Ali Taher bahkan menyebut kunjungan itu tidak membawa dampak positif bagi Indonesia.
    “Saya kira kunjungan kerja itu kan pribadi tidak membawa pesan-pesan diplomasi Indonesia,” ujar Ali.

    Yahya Cholil Staquf yang juga khotib Aam PBNU itu duduk sebagai pembicara dalam forum yang digelar AJC Global Forum 2018 di Yerusalem, Israel.

    Akun Youtube AJC Global, pada Minggu (10/6/2018), mempublikasikan rekaman di saat Yahya berbicara dalam percakapannya dengan Direktur Hubungan Antaragama Internasional AJC, Rabbi David Rosen.

    Dalam kesempatan itu, Yahya yang menjabat Anggota Dewan Pertimbangan Presiden juga Katib Aam Nahdlatul Ulama (NU), membahas pentingnya dialog antaragama dan pencarian untuk meningkatkan hubungan Muslim-Yahudi.

    Dalam cuplikan yang beredar di media sosial, tampak Yayha Cholil Staquf menganjurkan agar semua pihak yang berkepentingan terhadap perdamaian dunia mempraktikkan apa yang disebut “rahmah” dalam Islam.

    (rt)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here