Pemerintah-DPR: Tenaga Honorer Jadi Tanda Kutip

    0

    PolitikToday – Hari ini Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) menggelar rapat gabungan dengan pemerintah di ruang Badan Musyawarah (Bamus) Gedung DPR-RI.

    Rapat ini membahas mengenai nasib serta kesejahteraan tenaga honorer Kategori 2 (K2).

    Rapat gabungan yang berlangsung selama 3 jam tersebut menghasilkan dua rekomendasi.

    Kesimpulan pertama adalah pemerintah akan menyelesaikan status tenaga honorer K2 yang belum lulus dalam tes pada tahun 2013 lalu. Terdapat sekitar 438.580 orang yang harus ditangani oleh pemerintah dan tentunya harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    “Pertama kesimpulannya dari pemerintah secara internal pemerintah pun kan harus membahas ini itu yang pertama. Artinya bahwa bagaimana menyelesaikan tenaga honorer k2 yang tidak lulus jadi ini tanda kutip ya yang tidak lulus yang harus diselesaikan,” ujar Deputi SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Setiawan Wangsa, Senin (4/6).

    Kesimpulan kedua, pemerintah bersama DPR sepakat untuk melanjutkan rapat gabungan pada pekan depan.

    Turut hadir dari pihak pemerintah adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan-RB), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama.

    Sementara pihak DPR dihadiri oleh Komisi I, II, IV, VIII, IX, X, XI. Rapat dimulai pada pukul 10.45 WIB dan berakhir pada pukul 13.35 WIB.

    (bs)

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here