Pernyataan SBY Terkait Oknum Aparat Tidak Netral di Pilkada Serentak Terbukti

    0
    Pernyataan SBY Terkait Oknum Aparat Tidak Netral di Pilkada Serentak Terbukti

    PolitikToday – Sebelumnya Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan ada oknum aparatur negara BIN, Polri, dan TNI yang tidak netral di Pilkada Serentak 2018. Hal itu disampaikan SBY di Hotel Santika, Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (23/6).

    “Yang saya sampaikan ini cerita tentang ketidak netralan elemen atau oknum dari BIN, TNI, Polri, itu nyata adanya, ada kejadian, bukan hoax, sekali lagi, ini oknum,” kata SBY.

    Sementara itu, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai, Kapolri perlu mencopot Kapolda Sumut dan Wakapolda Kepulauan Riau. Sebab, Neta menilai, kedua pejabat Polri itu tidak mampu menjaga netralitas pada Pilkada Serentak 2018.

    “Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri sudah melanggar Pasal 4 dan Pasal 6 tentang 13 Pedoman Netralitas Polri dalam Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada 16 Januari 2018,” kata Neta, Senin (25/6).

    Neta beranggapan, kedua pejabat Polri itu melakukan pertemuan dengan tokoh dan kader partai yang sama, yakni PDIP.

    “Kapolda Sumut hadir dalam acara PDIP dan foto bersama serta menunjukkan dua jari. Sementara Wakapolda Kepri bertemu dengan pimpinan PDIP setempat dan timses paslon,” tegas Neta.

    Menurut Neta, kedua pejabat Polri itu jelas melanggar 13 Pedoman Netralitas Polri yang telah dikeluarkan Kapolri.

    Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, memuji langkah Tito yang memutasi Wakapolda Maluku Brigjen Hasanuddin karena dianggap mendukung salah satu pasangan calon peserta Pilkada.

    “Indonesia Police Watch (IPW) memberi apresiasi pada Kapolri Tito Karnavian yang sudah bertindak cepat dan tegas mencopot Wakapolda Maluku Brigjen pol Hasanuddin yang sudah berkampanye untuk mendukung Paslon Irjen (Purn) Murad Ismail di Pilgub 2018,” ujar Neta S Pane, Kamis (21/6).

    (bs)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here