Polemik Komjen Iriawan Bangkitkan Semangat Kalahkan Hasanah

    0
    Polemik Komjen Iriawan Bangkitkan Semangat Kalahkan Hasanah
    Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat TB Hasanudin (kiri) dan Anton Charliyan menyampaikan visi dan misi saat Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/3). Debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar pertama tersebut mengangkat sejumlah isu seperti politik, hukum, ekonomi, pemerintahan daerah, UMKM dan infrastruktur. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ama/18

    PolitikToday – Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya’roni menilai pengangkatan Komjen M. Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat merupakan blunder politik bagi PDIP. Akibatnya, bisa jadi TB Hasanuddin-Anton Charlian (Hasanah), paslon yang diusung PDIP  kalah di Pilgub Jawa Barat.

    “Pengangkatan Komjen Iriawan meningkatkan kritik keras kepada pemerintah. Sentimen ini telah membangkitkan semangat untuk mengalahkan cagub yang diusung PDIP,” tegasnya, Kamis (21/6/2018).

    Syahroni menilai semenjak Iriawan dilantik, gaung perlawanan kian hari makin membesar. Para alumni 212 yang tadinya tidak terlalu semangat menyongsong Pilgub Serentak 27 Juni 2018, menjadi bergairah dengan menjadikan pengangkatan Iriawan sebagai isu perlawanan.

    Bahkan, kata Syahroni, gelagat “perlawanan” juga mulai terasa di Senayan. Parpol-parpol lawan politik PDIP di Pilgub Jabar “menggoreng” isu ini lewat jalur hak angket. Dengan mengajukan hak angket, isu tersebut tetap terjaga menjadi pemberitaan nasional sehingga dapat memantik emosi publik.

    “Rakyat yang tersulut emosinya akan melakukan perlawanan. Dan perlawanan yang paling nyata adalah dengan tidak memilih cagub yang diusung oleh PDIP,” tegas Sya’roni.

    Karena itu, Syahroni menyarankan lebih baik PDIP meminta Presiden Jokowi atau Mendagri Tjahjo Kumolo untuk membatalkan pengangkatan Komjen Iriawan. Bila tidak segera dibatalkan, kemungkinan besar cagub/cawagub yang diusung oleh PDIP akan kalah di Pilkada Jabar.

    “Bila tidak dibatalkan, tampaknya ada yang menginginkan PDIP kalah di Jawa Barat. Artinya, ada yang sengaja ingin menggembosi PDIP,” tukasnya.

    (rt)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here