PPP Klaim SARA Kalahkan Pasangan Djoss di Sumut

    0
    PPP Klaim SARA Kalahkan Pasangan Djoss di Sumut

    PolitikToday – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai salah satu penyebab kekalahan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) dari pasangan nomor urut satu Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah di Pilgub Sumatera Utara adalah factor penggunaan isu suku agama ras dan antargolongan (SARA) selama kampanye.

    Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengklaim Sumatra Utara menjadi satu-satunya wilayah yang masih menggunakan isu SARA pada pilkada serentak 2018.

    “Ini tentu harus jadi perhatian kita semua termasuk katakan lah Pak Edy Rahmayadi dan Pak Ijeck agar keadaan ini diubah. Karena apa? Karena memang isu SARA ini harus kita perangi bersama supaya terhapus dari kehidupan sosial politik masyarakat kita,” katanya, Kamis (28/6).

    Saat ini KPU Sumatera Utara masih melakukan perhitungan suara riil (real count) dalam Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara 2018.

    Dari data sementara menunjukkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumut, Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (Ijeck), masih unggul dibandingkan dengan pesaingnya Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

    Berdasarkan persentase data formulir C1 yang masuk ke situs infopemilu.kpu.go.id sebesar 63.,79 persen pada Kamis (28/6) pukul 10.30 WIB, duet Edy-Musa unggul dengan selisih sembilan persen dari Djarot-Sihar.

    Data tersebut berasal dari 17.527 Tempat Pemungutan Suara (TPS), dari total 27.487 TPS tersebar di Sumatera Utara.

    Pasangan Edy-Musa memperoleh suara 1.965.691 atau 54,83 persen. Kemudian duet Djarot-Sihar yang didukung oleh koalisi PDIP dan PPP mengumpulkan 1.619.343 suara atau 45,17 persen.

    Suara sah yang masuk sebesar 3.582.414, sedangkan suara tidak sah sejumlah 52.328. Suara keseluruhan yang masuk sebanyak 3.634.595 dari 5.781.694 pemilih.

    (bs)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here