Syahri Mulo Serahkan Diri ke KPK

    0
    Syahri Mulo Serahkan Diri ke KPK

    PolitikToday – Akhirnya setelah sempat lolos dari OTT KPK pada Rabu (6/6) dinihari lalu, Syahri Mulyo Bupati Tulungagung, pada Sabtu (10/6) dinihari menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dijelaskan Juru bicara KPK, Febri Diansyah, Syahri datang ke kantor KPK pada malam hari pukul 21;30 WIB dan langsung menuju ruang pemeriksaan KPK.

    Sebelumnya, Syahri telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan suap sebesar Rp1 miliar dari pengusaha terkait proyek infrastruktur peningkatan jalan pada Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung. Dia diberitakan sempat lolos dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

    “Kami hargai penyerahan diri tersebut. Sikap kooperatif terhadap proses hukum tentu akan berimplikasi lebih baik bagi tersangka atau pun proses penanganan perkara itu sendiri,” ujar Febri.

    Sebelum menyerahkan diri ke KPK, Syahri sempat beredar sebuah rekaman video yang mengatakan dirinya adalah “korban politik”, sehingga ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Dalam video itu, Syahri meminta para pendukungnya untuk tetap sabar dan tenang dan terus berupaya memenangkannya pada pemungutan suara 27 Juni 2018 nanti.

    Sementara itu, Jubir KPK Febri Diansyah kepada wartawan mengatakan selama diperiksa, poiminan KPK juga tengah berada di gedung KPK untuk memantau langsung pemeriksaan terhadap Syahri.

    “Pimpinan KPK Saut Situmorang juga sedang berada di KPK untuk memastikan proses pemeriksaan hingga tahapan lanjutan dapat dilakukan dengan maksimal,” ujar Febri.

    Sebelumnya, KPK telah menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung Sutrisno, dan Agung Prayitno dari pihak swasta sebagai tersangka penerima suap. Sedangkan tersangka pemberi suap, yakni pengusaha Susilo Prabowo.

    Susilo Prabowo diduga telah menyuap Bupati Tulungagung Syahri Mulyo melalui Agung Prayitno sebesar Rp 1 miliar. Suap tersebut terkait fee proyek-proyek pembangunan infrastruktur peningkatan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung.

    Susilo Prabowo sendiri dikenal sebagai salah satu kontraktor yang kerap memenangkan proyek-proyek di Pemkab Tulungagung sejak 2014 hingga 2018. Ia disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 65 KUHP.

    (dik)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here