Tidak Sedang Sibuk, Bamsoet Datangi KPK

    0

    PolitikToday – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Jumat (8/6) pagi mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Rasuna Said Jakarta Selaan untuk memberikan klarifikasi atas ketidakhadirannya pada saat dipanggil KPK awal pekan lalu. Bamsoet menjelaskan, kehadirannya ke Gedung KPK untuk mencegah terjadinya polemik hubungan antara DPR dan KPK yang saat ini sudah kondusif.

    “Alhamdulillah hari Jumat ini kegiatan DPR RI agak senggang. Karena, memang Jumat itu hari fraksi, jadi tidak ada agenda sidang maupun agenda penting kedewanan lainnya. Kehadiran saya pagi ini selain untuk menghargai pimpinan KPK, juga untuk menjadi contoh bagi pejabat penyelenggara dan masyarakat Indonesia untuk senantiasa taat hukum dan taat azas,” kata Bamsoet di gedung KPK.

    Ia menjelaskan, saat diminta datang oleh penyidik KPK pada Senin lalu untuk memberikan keterangan terkait kasus korupsi e-KTP, ia tidak bisa datang karena pada saat bersamaan tengah menjalani tugas sebagai Ketua DPR RI.

    Atas alasan itu, jelas politisi Partai Golkar itu, ia meminta kepada KPK untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan.

    “Dalam surat yang saya kirim ke KPK saya minta penjadwalan ulang. Namun, karena hari ini kegiatan saya tidak padat, maka saya berinisiatif datang langsung ke KPK tanpa harus menunggu surat undangan berikutnya dari KPK,” kata Bamsoet.

    Bamsoet sendiri berada di gedung KPK selama hampir sembilan puluh menit dan menjelaskan selama pemeriksaan ia dimintai keterangan terkait adanya transfer dana sebesar Rp 50 juta kepada DPD Partai Golkar Jawa Tengah.

    bamsoet berharap keterangan yang diberikan pagi ini dapat membantu KPK dalam menyelesaikan kasus yang ditangani.

    “Tadi saya diminta keterangan seputar adanya transfer sebesar Rp 50 juta rupiah ke DPD Partai Golkar Jawa Tengah pada Mei 2012 yang katanya juga sudah dikembalikan ke KPK pada Desember 2017. Terus terang saya jelaskan dan tegaskan ke KPK, saya sama sekali tidak mengetahui adanya transfer dana maupun pengembalian uang sebesar RP 50 juta tersebut dari DPD Golkar Jawa Tengah,” kata Bamsoet.

    Sebagaimana pernah diberitakan sebelumnya, mantan Ketua Komisi III DPR RI dipanggil oleh KPK pada Senin lalu untuk dimintai keterangannya terkait dugaan adanya transfer dana ke rekening partainya. Bamsoet menjelaskan selama ini, setiap ada kegiatan partai yang memerlukan bantuan dana, ia selalu memberikan uang tunai dan tidak pernah melalui transfer.

    Ia menegaskan keyakinannya bahwa KPK akan mampu menjaga profesionalitas dan adil dalam menyikapi kasus kasus korupsi yang tengah ditangani oleh lembaga anti rasuah itu.

    “Saya yakin KPK senantiasa mampu bekerja secara profesional. Jika ada tekanan maupun pengaruh dari pihak manapun, KPK jangan ragu melaporkan kepada DPR. Saya pastikan DPR selain sebagai mita kerja, akan terus membantu dalam mendukung kerja KPK,” kata Bamsoet.

    (dik)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here