Duo Kepala Daerah Asal Aceh Jalani Pemeriksaan di KPK

    0
    Duo Kepala Daerah Asal Aceh Jalani Pemeriksaan di KPK

    PolitikToday – Sehari setelah resmi menghuni ruang tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Beneur Meriah Ahmadi, Jumat (6/7) sudah langsung menjalani pemeriksaan kedua di Gedung KPK Jalan Rasuna Said Jakarta Selatan. Keduanya ditahan setelah karena terjerat kasus dugaan suap dana Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Aceh tahun 2018.

    Bupati Beneur Meriah Ahmadi terlihat terlebih dahulu sampai di Gedung KPK Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/7) yang berselang lima menit kemudian disusul oleh Irwandi Yusuf.

    Kepada wartawan yang mencoba mewawancarainya Irwandi Yusuf mengaku tidak tahu akan diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi atau tersangka pada hari ini.

    Sebagaimana diketahui, selain Irwandi dan Ahmadi, KPK juga mengamankan pihak lain Hendri Yuzal yang dikenal sebagai ajudan Irwandi serta pengusaha Syaiful Bahri.

    “Enggak tahu,” ucap Irwandi Yusuf singkat.

    KPK sendiri telah menetapkan empat orang tersangka yang diduga sebagai penerima suap diantaranya Irwandi Yusuf, dan dua orang pengusaha Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri.

    Sedangkan diduga sebagai pemberi adalah Bupati Bener Meriah Ahmadi.

    Ahmadi diduga memberikan uang Rp 500 juta kepada Irwandi Yusuf. Uang itu merupakan bagian dari Rp 1,5 miliar yang diminta oleh Irwandi terkait fee ijon proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari DOKA.

    Sementara itu, Kementrian Dalam Negeri sebagaimana disampaikan Mendagri Tjahjo Kumolo telah mendapatkan surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait status Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi.

    Tjahjo menyebutkan ia menunjuk para wakil kepada daerah di wilayah tersebut untuk jadi pelaksana tugas (Plt).

    “Sudah (dapat surat dari KPK), Plt-nya Wagub dan wakilnya (bupati). Sudah dikirim supaya tidak ada perpanjangan permintaan,” ucap Tjahjo di Jakarta, Kamis (5/7) malam.

    Politisi PDI-P itu menuturkan, formalnya hari Senin akan dilakukan di Jakarta. Sementara SK-nya telah dikirim hari ini.

    “Tinggal formalnya hari Senin. Senin saya undang, SK-nya sudah dikirim supaya ada apa-apa bisa diproses secepatnya,” ujar Tjahjo.

    (gg)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here