Kena OTT KPK, Gubernur Aceh Masih Ditahan di Markas Polda

    0
    Kena OTT KPK, Gubernur Aceh Masih Ditahan di Markas Polda
    Gubernur Aceh Irwandi Yusuf duduk di salah satu ruangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh di Banda Aceh, Aceh, Selasa (3/7). KPK telah mengamankan 10 orang diantaranya dua kepala daerah yakni Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi bersama barang bukti uang ratusan juta rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus dugaan suap realisasi komitmen fee proyek di tingkat provinsi dan kabupaten. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

    PolitikToday – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf masih ditahan di Markas Polda Aceh hingga Rabu (4/7/2018), setelah terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinasnya.

    Antara melaporkan, Irwandi ditempatkan di sebuah ruang pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Namun, belum banyak diketahui soal keberadaan Irwandi di kantor polisi tersebut.

    Sebelumnya, tim KPK menjemput Irwandi di rumah dinas Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (3/7/2018) malam. Belum diketahui penyebab orang nomor satu di Pemerintahan Aceh tersebut berada di Polda Aceh

    Hingga Rabu pagi belum ada pernyataan resmi dari KPK maupun Polda Aceh. Bahkan hingga kini belum ada pernyataan resmi terkait keberadaan Gubernur Irwandi Yusuf.

    Sejak Selasa malam beredar informasi bahwa Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dibawa ke Jakarta. Namun, setelah ditunggu pada jadwal penerbangan pertama pesawat komersial dari Aceh, Rabu menjelang subuh, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf masih berada di Polda Aceh.

    Begitu pula dengan jadwal penerbangan berikutnya sekitar pukul 07.30 WIB, Irwandi Yusuf dilaporkan masih berada di ruang Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh.

    Sebelumnya, KPK menangkap dua kepala daerah di Aceh bersama beberapa orang lainnya dalam operasi tangkap tangan. Diduga terjadi transaksi yang melibat dua kepala daerah tersebut terkait komitmen fee proyek.

    “Dari operasi tangkap tangan ini turut diamankan uang ratusan juta rupiah. Selain dua kepala daerah tersebut, ada delapan orang lainnya turut diamankan,” kata Agus Rahajo.
    (raf)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here