MA Persilahkan Jika Ada yang Ingin Gugat PKPU No 20/2018

    0
    MA Persilahkan Jika Ada yang Ingin Gugat PKPU No 20 2018

    PolitikToday – Mahkamah Agung (MA) mempersilahkan pihak pihak yang tidak menerima pemberlakuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 20/2018 terkait larangan bagi partai politik untuk mencalonkan mantan narapidana kasus korupsi, pelecehan seksual terhadap anak dan bandar narkoba untuk mengajukan gugatan ke MA.

    Dikatakan Kepala Biro Humas MA, Abdullah, MA sesuai dengan aturannya, jika ada pihak yang merasa dirugikan oleh keberadaan aturan tersebut, maka mereka dapat mengajukan gugatan ke MA sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

    “Silakan jika memang merasa kepentingannya tidak terakomodasi, ajukan dengan mekanisme uji materiil. Secara administrasi tentu diterima,” ujar Abdullah di gedung MA, Jakarta, Jumat (6/7).

    Ia menambahkan, jika nanti ada gugatan, maka hasil akhir gugatan itu nantinya tetap menjadi kewenangan majelis hakim.

    Ia juga menegaskan segala peraturan yang lebih rendah tidak boleh bertentangan dengan UU yang lebih tinggi.

    “Prinsipnya UU yang lebih rendah tidak boleh bertentangan dengan UU yang lebih tinggi. Itu prinsip. Demikian juga jika ada UU yang lebih baru akan mengesampingkan UU yang lebih lama,” katanya.

    Sebagaimana diketahui, PKPU No 20/2018 yang baru saja dicatatkan ke dalam lembaran negara dan disahkan berlaku itu menuai pro kontra sejak pertama kali disusun oleh KPU.

    PKPU sebelumnya bahkan sempat tidak akan disahkan, namun Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyebut pengesahan itu dilakukan agar tidak mengganggu tahapan pemilu yang sudah di depan mata.

    (gg)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here