Moeldoko Mundur Buat Kejar Cawapres Jokowi, Politikus PDIP: Terlalu Jauh!

    0
    Moeldoko Mundur Buat Kejar Cawapres Jokowi, Politikus PDIP: Terlalu Jauh!

    PolitikToday – Ketua DPP PDIP Andreas Pereira membantah pengunduran diri Moeldoko dari Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Hanura karena mengejar kursi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019. Menurutnya, dua hal tersebut tidak berkaitan secara langsung.

    “Saya kira enggak ada hubungannya langsung,” kata Andreas di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

    Meski mengaku baru mengetahui Kepala Staf Kepresidenan (KSP) tersebut mengundurkan diri dari Partai Hanura, Andreas tetap menyebut sebagai tokoh bangsa peluang Moeldoko tetap ada.

    “Kalau beliau sebagai seorang tokoh iya bisa saja, tapi kalau sebagai kader Hanura saya kira enggak ada hubungannya. Terlalu jauh,” ucapnya.

    Terkait, Ketua Dewan Pembina Partai Hanura menilai rencana mundurnya Moeldoko dari Partai Hanura sebagai hak politik setiap orang.
    “Hak politik ya itu, nggak usah ngomong bisik-bisik juga bisa. Orang mundur dari berbagai kegiatan politik itu bisa-bisa saja, wong sekarang pindah ke partai politik lain aja nggak ada masalah, biasa saja,” ujar Wiranto, di Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2018).

    Wiranto juga tak mempermasalahkan keputusan tersebut selagi keputusan tersebut untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat.

    “Aksi-aksi politik itu sangat dinamis nggak ada masalah, semua kan pengabdian untuk masyarakat,” jelas Wiranto.

    Sebelumnya, Moeldoko mengungkapkan alasannya mundur dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Hanura karena ingin focus pada pekerjaannya sebagai Kepala KSP

    “Ya saya ingin berfokus kepada tugas-tugas yang saya hadapi sekarang,”  tutur Moeldoko.

    Moeldoko tidak ingin fokus pekerjaannya terbagi.

    “Biar nanti tidak terbebani yang lain-lain. Ya itu saja alasan saya,” tuturnya.

    Moeldoko juga mengaku sudah sudah berbicara secara informal dengan Wiranto selaku Ketua Dewan Pembina Hanura.

    “Secara bisik-bisik ke Pak Wiranto. Ke Pak OSO (Ketum Hanura Oesman Sapta Odang, red) belum,” ujar Moeldoko.

    (rt)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here