Nama Mahfud MD Masuk Radar Sebagai Cawapres Jokowi

    0
    Nama Mahfud MD Masuk Radar Sebagai Cawapres Jokowi
    Menkopolhukam Mahfud MD

    PolitikToday – Nama Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. Mahfud MD santer disebut sebagai calon pendamping Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 yang akan datang. Dikatakan Ketua DPP Partai Golkar Indra Bambang Utoyo Jokowi bisa saja memilih Mahfud MD sebagai calon pendampingnya pada untuk menutupi kekurangan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

    “Ya mungkin saja. Maka yang perlu kita amati apa kira-kira kelemahan (Jokowi),” ujar, Selasa (3/7/2018).

    Namun ia menyatakan meski memiliki kelemahan, partai golkar sebutnya tidak mengetahui kelemahan Jokowi saat ini. Pasalnya, di berbagai survei suara Jokowi terus mengalami kenaikan.

    “Yang kita tidak tahu persoalan apa yang kira-kira bisa melemahkan posisi Pak Jokowi tentu yang tahu Pak Jokowi sendiri. Maka seorang cawapres adalah figur yang bisa menutupi kelemahan tersebut. Jadi memperkirakan peluang Mahfud, ya bergantung pada hal tadi,” katanya.

    Ditambahkan politisi senior Partai Golkar itu, saat ini Jokowi memerlukan pendamping yang bisa menaikan elektabilitas, walaupun elektabilitas Jokowi di berbagai lembaga survei terus mengalami kenaikan.

    “Artinya beliau perlu pendamping yang bisa turut meningkatkan elektabilitas, supaya lebih aman,” katanya.

    Sebelumnya, Sekjend DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Asrul Sani menyebutkan pembicaraan terkait nama nama calon pendamping Presiden Jokowi pada Pilpres baru akan dibahas pekan depan.

    Pembahasan, itu jelas Asrul akan diawali dengan pertemuan antar Sekretaris Jenderal partai pendukung koalisi Jokowi.

    “Insya Allah minggu depan ada pertemuan sekjen-sekjen partai, setelah itu akan disusul para ketua umum partai,” kata Arsul di Jakarta, Selasa (3/7/2018).

    Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut juga akan melakukan finalisasi partai politik pengusung Joko Widodo karena pada Agustus 2018 nanti sudah dibuka pendaftaran calon presiden dan wakil presiden.

    Selain membahas dan memastikan partai politik yang akan mengusung Jokowi, pertemuan itu, jelasnya juga akan membahas pembagian kekuasaan sampai analisis terhadap berbagai kemungkinan di Pilpres 2019.

    (gg)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here