PAN Sebut Kadernya Dibajak Partai Lain

    0
    PAN Sebut Kadernya Dibajak Partai Lain

    PolitikToday – Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menuding Partai NasDem telah membajak kader mereka yang juga artis sinetron Lucky Hakim untuk dicalonkan sebagai Caleg pada Pileg 2019 yang akan datang. Sementara itu, terkait pengganti Lucky yang saat ini masih berstatus sebagai anggota Fraksi PAN di DPR RI, Yandri menyebutkan posisi Lucky sudah digantikan kader lain dalam proses PAW.

    “Satu orang, Lucky Hakim saja ke Nasdem kan,” kata Yandri di gedung DPR, Jakarta.

    Yandri menuding pindahnya Lucky ke Partai NasDem karena anggota Komisi VII DPR RI dari Dapil Bekasi itu diberi uang dengan DP Rp 2 Miliar.

    “Iya, mengundurkan diri karena sudah dikasih DP sama Nasdem, si Lucky-nya. Berarti kan Lucky-nya mata duitan juga kan. Setahu saya Rp 2 miliar DP-nya. Kalau dari WA-nya yang disebarkan ke kami itu dia DP Rp 2 miliar, terus nanti dikasih lagi logistik atau apa. Itu pengakuan dari Lucky,” ungkapnya.

    Namun, anggota Komisi II DPR itu menilai “pembajakan” kader partai oleh partai lain tidak bisa disalahkan. Malah ia menyebut perpindahan itu sebagai hal yang lumrah.
    Sebab ada juga kader lain yang pindah ke PAN. “Ya memang sih yang pindah itu mungkin secara komitmen ideologi partainya kurang, tapi nggak apa-apa gitu lho, kita hormati juga. Bagian dari demokrasi, bebas pilihan,” ujarnya.

    Menjawab tudingan Yandri dibantah oleh Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya. Willy menyebutkan pindahnya Lucky Hakim ke NasDem hanya berdasarkan beberapa pertimbangan politik strategis.

    “Lucky Hakim pindah ke NasDem karena pertimbangan-pertimbangan politik yang strategis. Satu, karena NasDem sedang naik daun, kedua tentu berbasis politik gagasan NasDem menjadi partai yang terbuka tidak ada anak kandung, anak tiri. Semuanya diperlakukan secara equal, yang membuat orang tertarik,” kata Willy, Selasa (3/7).

    “Namanya tudingan apanya yang enggak ada bisa dibuat-buat saja,” ucapnya

    Sebelumnya, perpindahan kader [artai dari satu partai ke partai politik lain sudah sering terjadi. Pada masa orde baru saja misalnya, Raja Dangdut Rhoma Irama sempat digadang akan menjadi Ketua Umum Partai Bulan Bintang setelah sebelumnya bergabung dengan PPP.

    Disisi lain, Kader PPP Ahmad Yani yang pernah menduduki kursi anggota DPR juga sudah menyeberang dari PPP ke PBB setelah pada Pileg tahun 1999 lalu Ahmad Yani maju sebagai anggota DPR dari Partai Ummat Islam besutan tokoh HMI Deliar Noer.

    (gg)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here