SBY Ungkap Kecurangan Pilkada di 2 Daerah Ini

    0
    SBY Ungkap Kecurangan Pilkada di 2 Daerah Ini

    PolitikToday – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengungkap kecurangan di Pilkada Serentak 2018. Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima, Jumat (6/7) SBY mengungkap kecurangan terjadi di Pilgub Lampung dan Papua.

    “Perhatian kami saat ini tertuju kepada 2 daerah Pilkada Gubernur yaitu propinsi Lampung dan Propinsi Papua. Dua daerah ini menurut laporan yang kami, Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat terima langsung dari Pasangan Calo Gubernur dan Wakil Gubernur daerah tersebut, menyampaikan bahwa telah terjadi hal – hal yang tidak sepatutnya terjadi dan dilakukan,” kata SBY.

    Pelanggaran yang terjadi di Provinsi Lampung menurut SBY berupa praktik money politic yang dilakukan kandidat no urut 3 Arinal Djinaidi – Chusnunia Halim. Besaran nilai uang yang diberikan ke masyarakatpun berkisar Rp. 50.000 hingga Rp. 200.000.

    “Politik uang tersebut dilakukan dalam berbagai bentuk pemberian kepada masyarakat diantaranya pemberian uang tunai yang dimasukkan kedalam amplop dengan besaran berbeda mulai Rp.50.000 – Rp.200.000 / amplop dan dibagikan kepada masyarakat seluruh Desa di Propinsi Lampung menjelang hari H pemilihan,” lanjutnya.

    Sementara itu di Provinsi Papua, SBY menyebut ada permainan curang dari kandidat no urut 2 yang diusung PDIP dengan merubah hasil perhitungan di tingkat Kecamatan / Distrik.

    “Secara khusus kemarin Kamis tanggal 5 Juli 2018 saat Pleno rekapitulasi di Kabupaten Jaya Wijaya, suara yang telah dihitung di Kecamatan / Distrik dan Berita Acaranya telah ditanda tangani bersama, namun saat dibuka di Kabupaten, Berita Acara perhitungan di Kecamatan/Distrik telah dirubah hasilnya dan pasangan Nomor urut 1 Lukas Enembe suaranya di buat Nol dan dipindah ke pasangan nomor urut 2,” katanya.

    Dengan dua peristiwa tersebut, SBY dan DPP Partai Demokrat meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dapat bekerja serius dan objektif. SBY berharap, semoga tidak ada upaya upaya yang merusak Demokrasi, hak kedaulatan rakyat yang bangun dengan susah payah dan mahal.

    (bs)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here