Soal Sebutan Cebong-Kampret, Aa Gym Minta Jangan Ada Panggilan yang Buruk

    0
    Soal Sebutan Cebong-Kampret, Aa Gym Minta Jangan Ada Panggilan yang Buruk

    PolitikToday – KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) meminta masyarakat tidak menggunakan panggilan yang buruk untuk mendukung calon tertentu. Panggilan buruk yang sering wara-wari di media sosial contohnya Kecebong dan Kampret yang disematkan oleh pendukung tokoh politik tertentu.

    “Jadi jangan panggil dengan gelaran yang buruk. Yang satu panggil kecebong, yang satu panggil kampret,” kata Aa Gym dalam Kajian Tauhid, Masjid Istiqlal, Minggu (8/7).

    Sebutan ‘kecebong’ dan ‘kampret’ muncul pasca Pilpres 2014 lalu. Dimana saat itu Jokowi berhadapan dengan Prabowo. Masing-masing pendukung pun saling melekatkan sebutan tersebut ke pendukung rivalnya.

    Turut hadir juga dalam kajian Tauhid tersebut Gubernur Nusantara Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB) dan anggota Dewan Pembina Anggota Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Bachtiar Nasir.

    Senada dengan Aa Gym, Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay mengingatkan kepada calon yang akan berkontestasi di Pilpres 2019 agar mengingatkan para relawannya.

    “Saya kira itu benar. Meskipun ada persaingan politik, sebaiknya tetap saling menghargai. Itu bisa dimulai dari cara menyapa dan memanggil lawan politik,” katanya, Minggu (8/7).

    Menurut Saleh, kata-kata yang menghujat dan memanas-manasi tersebut akan membuat kita semakin sulit untuk mewujudkan demokrasi yang baik.

    “Untuk itu, para kandidat yang akan bertarung di pilpres 2019 diminta untuk mengingatkan para pendukungnya agar menjaga kesantunan. Setidaknya, istilah-istilah yang sudah terlanjur tersebar seperti cebong dan kampret bisa dihentikan. Dan itu hanya bisa dilakukan jika kedua belah pihak sama-sama berhenti,” ungkapnya.

    (bs)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here