Di Bali, 32 WNA Juga Masuk DPT Pemilu 2019

0
Di Bali, 32 WNA Juga Masuk DPT Pemilu 2019
Ketua KPU Kota Tegal, Agus Wijanarko menunjukkan salah satu nama warga negara asing (WNA) di Kartu Keluarga di KPU Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (6/3/2019). Menurut KPU Kota Tegal, Khairiati Binti Harun asal Slangor, Malaysia masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilu 2019, padahal yang bersangkutan masih status WNA di Kartu Keluarga miliknya dan akan secepatnya menghapus data itu. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/hp.

PolitikToday – Sebanyak 32 Warga Negara Asing (WNA) masuk dalam Daftar Pemilihan Tetap (DPT) Pemilu 2019 mendatang di Provinsi Bali. Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mencoret nama-nama tersebut, lantaran mereka tidak memiliki hak dalam pemilu.

“Untuk sementara 32 (WNA), terbanyak di Denpasar. Kalau persisnya kami belum membuat rincian yang terbanyak negara apa. Namun, sekilas terbanyak warga Jepang dan Eopa, dan ada sedikit Australia,” ucap I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya selaku Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali, Senin (11/3/2019).

Darmasanjaya menjelaskan, untuk para WNA yang masuk ke DPT, tindakan selanjutnya akan dicoret dari DPT, agar tidak punya hak pilih pada Pilpres dan Pileg nantinya.

“Tindaklanjutnya kami coret dari DPT. Karena hal itu sesuai Undang-undang dan PKPU, WNA tak punya hak pilih. Tujuannya, agar para WNA tersebut tidak sampai melakukan pemungutan suara di TPS dalam Pemilu 2019,” ujarnya.

“Dan pada pemilihan berikutnya, WNA tersebut tidak masuk DPT sementara atau daftar pemilihan tetap Pilkada serentak (berikutnya),” tambah Darmasanjaya.

Darmasanjaya juga menjelaskan, penyebab masuknya para WNA di DPT Bali tersebut, karena salah satunya adalah alih status dari WNA ke WNI.

“Salah satunya karena alih status, jadi sebelum 2018 beberapa WNA tersebut adalah WNI. Namun di tahun 2018 mengajukan pindah kewarganegaraan, sehingga statusnya sekarang WNA,” ujarnya.

Di Jateng

Sebelumnya, sebanyak 12 WNA di Jawa Tengah juga masuk dalam DPT. KPU Jawa Tengah segera melakukan klarifikasi dan mencoret 12 orang tersebut.

Koordiantor Divisi Data dan Informasi KPU Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro mengatakan data tersebut diterima dari KPU RI dan Kemendagri. Setelah itu KPU di Kabupaten Kota melakukan klarifikasi ke daerah masing-masing.

Baca juga  KPU Coret 370 WNA yang Masuk DPT Pemilu 2019

“Kami segera tugaskan teman-teman di Kabupaten Kota untuk koordinasi dengan dukcapil untuk meminta data berapa WNA yang rekan e-KTP. Di Jateng ada 219 WNA,” kata Paulus di kantornya, Jumat (8/3/2019).

(raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here