KPU Tanggapi #IndonesiaCallsObserver, Pihak Asing Dilibatkan Pantau Pemilu

0
“Wasit” Ikut Kompetisi, Rakyat Teriakkan #INAelectionObserverSOS

PolitikToday– Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menanggapi soal tagar
#IndonesiaCallsObserver yang sempat heboh media sosial Twitter. Aksi tagar ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap KPU yang dianggap tidak netral.

Menurut Ubaid, pihak KPU selama ini telah mengundang pemantau pemilu dari pemantau asing untuk ikut mengamati proses pemilu Indonesia. Setidaknya, sebanyak 33 negara.

“Kita mengundang penyelenggara pemilu (setingkat KPU) dari 33 negara, perwakilan kedutaan negara-negara sahabat 33 negara, dan LSM/ pemantau internasional 11 lembaga,” katanya kepada wartawan belum lama ini.

Selain itu, KPU juga telah bekerja sama dengan berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan pemantauan proses Pemilu 2019.

Semua pemantau pemilu, kata Ubaid, akan diundang pada 15-18 April 2019 oleh KPU. Mereka akan melakukan pemantauan independen terhadap proses pemilu.

“Ada seminar berisi penjelasan sistem dan masalah-masalah penting dalam pemilu Indonesia, ada pemantauan ke TPS-TPS, dan ada catatan serta masukan dari lembaga-lembaga itu tentang hasil pemantauan TPS,” ujarnya.

Masa pemungutan suara Pemilu 2019 bakal digelar pada 17 April 2019. Untuk pertama kalinya, Indonesia menggelar pemilihan presiden dan pemilihan legislatif secara serentak. Tercatat ada 192.828.520 orang pemilih di DPT Pemilu 2019 yang akan memilih pasangan calon-wakil presiden, anggota legislatif, dan perwakilan daerah.

(yt)


Baca juga  KPU Persilakan Pembentukan Tim Investigasi Petugas KPPS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here