PSI Tidak Bisa Ikut Pemilu di 49 Daerah

0
PSI Tidak Bisa Ikut Pemilu di 49 Daerah

PolitikToday – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi mencoret keikutsertaan 11 partai politik di 429 wilayah karena tidak menyerahkan laporan awal dana kampanye (LADK) sesuai waktu yang telah ditentukan.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi salah sartu partai yang dicoret dari 43 Kabupaten dan 63 Kota yang tersebar di 19 Provinsi.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI, Raja Juli Antoni mengaku pasrah dan mengakui kelalaian partainya yang tidak menyerahkan laporan dana kampanye sesuai tenggat waktu 10 Maret 2019.

“Ya kami sudah coba urus di KPU, tapi KPU kita kan memang ketat ya, dan itu memang kesalahan anak-anak kami, ya kita sudah tegur juga, dari awal sudah kita ingatkan segala macam. Tidak telat-telat banget juga, tapi ada deadline waktu kan, ya begitu,” ujarnya, Jumat (22/3).

Sekjen PSI ini mengatakan, ada miskomunikasi yang harus diklarifikasi dari pencoretan KPU tersebut. Menurutnya, PSI sebenarnya hanya dicoret dari dua kabupaten/kota.

“Hanya dua tempat, bukan 49, karena 47 itu memang tidak ada calegnya. Jadi memang tidak buat laporaan lah, calegnya tidak ada gitu,” ucapnya.

Meskipun telah dicoret dan tidak aka mendapatkan kuris di tingkat kabupaten/kota, Toni berharap para kader tetap semangat untuk berkampanye.

“Ya pasti tidak dapet (kursi). Di tingkat kabupaten/kota tidak dapat. Tapi kita tetap meminta mereka berkampanye mempromosikan caleg DPRD di Provinsi dan DPR RI nya,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua KPU Tanahlaut, Arif Mukhyar mengungkap alasan PSI dicoret sebagai peserta Pemilu 2019 di Tanahlaut dikarenakan PSI tidak bisa memenuhi kriteria menajdi peserta pemilu.

“Memang sudah dilaporkan bahwa PSI tidak bisa memenuhi kriteria menjadi peserta pemilu karena tak memenuhi persyaratan,” ujarnya.

Baca juga  Tiba di Jayapura, AHY Langsung Berikan Kuliah Umum di Uncen

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here