KPU Solo Diduga Lakukan Penggelembungan Suara pada Kader PDIP

0
Jika Tak Ada Gugatan, KPU Tetapkan Hasil Pemilu 25 Mei

PolitikToday– Proses penghitungan suara pada Pemilu 2019 di Kota Solo, khususnya di daerah pemilihan (Dapil) IV Banjarsari diduga terjadi kecurangan. Caleg dari PDIP, Wawanto melaporkan adanya penggelembungan suara di internal partai. Akibatnya ia yang sebenarnya unggul harus tergeser oleh caleg nomor urut dibawahnya dan gagal melenggang ke dewan.

Wawanto meyakini adanya penambahan dan pengurangan suara pemilu legislatif (Pileg) 2019 di 38 tempat pemungutan suara (TPS) di Kelurahan Nusukan.

Saat penghitungan di tingkat TPS perolehan suaranya sudah unggul ratusan suara di atas caleg dibawahnya. Namun saat penghitungan di tingkat kecamatan perolehan suaranya tertinggal.

“Saya menduga suara partai ini dialihkan ke salah satu caleg. Jadi yang awalnya cuma dicoblos partainya, terus dicobloskan ke caleg,” katanya di kantor Bawaslu Solo, Senin (17/6).

Ketua Bawaslu Solo, Budi Wahyono menyampaikan, pihaknya telah menggelar sidang penyelesaian administrasi acara cepat pada tanggal 14 Mei 2019. Sidang dihadiri pihak pelapor dan terlapor yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo.

Namun pada permulaan sidang, KPU Solo menyatakan keberatan dengan adanya sidang tersebut sehingga tidak mengikuti pelaksanaan sidang.

“Dalam pelaksanaan sidang penyelesaian administrasi acara cepat tersebut oleh majelis pemeriksa, Wawanto membacakan pokok laporan Yakni adanya perbedaan dalam input formulir formulir C1 ke DAA1sehingga menyebabkan tidak adanya kesesuaian penulisan perolehan suara antara C1 dan DAA1,” ujarnya.

(yt)

Baca juga  Sandi Lawan Kartu Sakti Jokowi Dengan EKTP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here