Perjalanan Karir JK di Pemerintahan Ibarat Tentara

0
JK Sebut Rekonsiliasi Bukan Negosiasi Terkait Pertemuan Prabowo-Mega-Jokowi
Wakil Presdien Ri Jusuf Kalla

PolitikToday – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku sudah cukup mengecap pahit-manis jabatan politik. Ia sudah menjalani karier selama 20 tahun di pemerintahan. Dia bercerita awalnya menjabat menteri terlebih dahulu sebelum menjadi wakil presiden.

Bagi JK, perjalanan karirnya di pemerintahan bisa ibaratkan tentara yang meningkat secara bertahap.

“Saya di pemerintahan hampir 20 tahun. Karier saya itu bertahap, sama dengan tentara. Mulai perwira menengah dulu, baru perwira tinggi. Saya menteri, habis menteri jadi menko, dari menko jadi wapres,” ujar JK, Kamis (11/7/2019).

JK menyebut hanya satu posisi, yakni presiden, yang tidak pernah dicapai. Dia mengatakan kariernya hanya berhenti pada tingkat wakil presiden.

“Cuma yang nomor satu tidak bisa dicapai. Kalah saya waktu 2009 itu, tapi artinya pengabdian itu kan tergantung situasinya,” sebut JK.

Sebelum mendampingi Jokowi sebagai wapres sejak 2014, JK pernah menjabat sebagai wapres pada 2004-2009 mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pada Pilpres 2009, JK maju sebagai capres.  Ketika itu SBY bersama Boediono sedangkan JK menggandeng Wiranto. SBY-Boediono keluar sebagai pemenang.

JK juga pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid dan Menko Kesra di masa pemerintahan Presiden Megawati Sukarnoputri.

Karena itu JK berniat berniat mengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan pekerjaan sosial lainnya pasca jabatannya sebagai wakil presiden selesai.

Mantan ketua Umum Golkar ini mengaku tidak tertarik lagi dengan jabatan politik.

“Saya istirahat 100 hari lagi, kembali ke pekerjaan semula, urus DMI, urus agama, pendidikan, urusan sosial lainnya. Dan tentu memberi sumbangan pikiran,” ujar JK.

(rt)

Baca juga  KPU Sebut Banyak Pembahasan PKPU Gagal Dilaksanakan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here