KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka

0


PolitikToday – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI dari Kemenpora.

“Dalam penyidikan tersebut ditetapkan 2 orang tersangka, yaitu IMR (Imam Nahrawi) dan MIU (Miftahul Ulum),” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konfersensi pers di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/9).

Diketahui, Miftahul merupakan asisten pribadi Imam Nahrawi yang sudah dulu ditahan pada awal bulan ini.

Penetapan Menpora sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan kasus dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Dalam OTT tersebut KPK menjerat 5 tersangka, yaitu Ending Fuad Hamidy, Johnny E Awuy, Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyanto.

Imam dan Miftahul disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasn Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Menanggapi penetapan status tersangka oleh KPK, Imam Nahrawi menyerahkan nasibnya di kabinet kepada Presiden Joko Widodo.

“Saya belum tahu seperti apa karena saya harus bertemu dan melapor ke bapak presiden. Untuk itu saya akan menyerahkan nanti kepada bapak presiden karena saya ini pembantu pak presiden,” kata Imam Nahrawi di rumah dinasnya di kawasan Widya Chandra, Rabu (18/9).

Imam Nahrawi yang juga merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga mengaku belum membahas statusnya tersebut dengan Muhaimin Iskandar selaku ketua umum PKB.

“Belum, belum karena saya juga baru baca kan, baru tahu pengumumannya, tentu sekali lagi yang ingin saya sampaikan ayo bersama-sama kita junjung tinggi praduga tak bersalah,” ucapnya.

Baca juga  Muhammadiyah Ajak Bawaslu Kerja Sama Ungkap Kematian Ratusan KPPS

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here